Wisata Religi di Yogyakarta, 4 Masjid Batas "Negoro"




Masjid kauman, masjid keraton
Pathok dalam bahas jawa mempunyai arti tonggak penanda tapal batas, sehingga pathok negoro merupakan satu penanda tapal batas suatu Negara atau kerajaan saat itu. Bangunan pathok negoro bagi kasultanan Yogyakarta bermula ketika Sultan Hamengku Buwono I berguru kepada seorang ulama bernama Kyai Muhammad Faqih. Beliau menasehatkan agar Sultan mengangkat pathok pathok negoro, namun yang dimaksud pathok negoro tersebut adalah para ulama yang memberikan ajaran serta menuntun akhlak dan budi pekerti dan setiap pathok tersebut diberikan anah perdikan.


Akhirnya Kyai Muhammad Faqih yang tidak lain masih merupakan kakak ipar Sultan Hamengku Buwono I, diangkat sebagai kepala pathok pada tahun 1701 dan diberikan tanah perdikan yang berupa alas awar awar yang kemudian didirikan masjid, tempat ini kemudian di beri nama Wa Anna Karoma yang berarti agar mulya sungguh sungguh, namun karena pelafalan masyarakat setempat menjadi Wonokromo.
Inilah masjid masjid pathok negoro yang ada menyebutnya sebagai Kiblat Papat Lima Pancer :
1. Masjid Taqwa Wonokromo
masjid taqwa, masjid wonokromo
Masjid Taqwa Wonokromo berada di wonokromo, Pleret, Bantul, Yogyakarta, keberadaanya yang di dekat tempuran sungai opak dan oya cukup jauh dari keramaian kota yang menambah kekhusukan saat menjalankan ibadah. Menempati tanah putih seluas 5000 meter persegi dengan luas bangunan saat didirikan seluas 420 meter persegi dan setalah dilakukan pengembangan hingga saat ini menjadi 750 meter persegi. Bagian serambi masjid seluas 250 meter persegi, ruang perpustakaan seluas 90 meter persegi dan halaman seluas 4000 meter persegi.



2. Masjid Sulthoni Plosokuning
ploso kuning, masjid
Masjid Sulthoni Plosokuning berada di Jl. Plosokuning Raya No. 99, desa Minomartani, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan menempati area sebesar 2.500 meter persegi tanah milik kasultanan Yogyakarta, dengan luas bangunan seluas 288 meter persegi pada saat dibangun dan mengalami pengembangan hingga saat ini menjadi 328 meter persegi. Masjid Sulthoni Plosokuning sendiri dibangun pada masa Sri Sultan Hamengku Buwono III yang merupakan ayahanda P. Diponegoro, yaitu ketika Kyai Raden Mustafa (Hanafi I) menjadi abdi dalem keraton Kasultanan.



3. Masjid Jami’ An-Nur Mlangi
masji mlangi, pathok negara
Masjid Jami’ An-Nur Mlangi terletak di dusun Mlangi, desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang masuk dalam desa wisata Mlangi. Masjid ini menempati area seluas seribu meter persegi milik Kasultanan Yogyakarta. Dengan luas yang terbagi dalam beberapa ruangan, ruangan utama sebesar 20 x 20 meter persegi, serambi masjid 12 x 20 meter,  ruang perpustakaan 7 x 7 meter persegi, persegi, serta luas halaman sebesar 500 meter persegi. Bangunan Masjid berada pada tanah yang lebih rendah daripada tanah lain disekitar  masjid, sehingga anda akan melewati beberapa anak tangga yang ada di gapura.



4. Masjid Nurul Huda Dongkelan
masjid nurul huda, pathok negoro
Masjid Nurul Huda Dongkelan terletak di desa Kauman, dusun Dongkelan, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Masjid ini dibangun pada tahun 1775, yang digunakan sebagai tempat ibadah dan sekaligus benteng pertahanan. Dan yang ditugaskan untuk menjadi penghulu untuk mengelola masjid ini adalah Kyai Syihabudin. Seorang yang memenangkan sayembara dimana Pangeran Mangkubumi mencari seorang pengawal yang mempunyai kesaktian tinggi.




5. Masjid Ad-Dorojatun Babadan
masjid babadan, pathok negoro
Masjid Ad Dorojatun Babadan terletak di desa Babadan, kecamanatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Masjid ini mudah ditemukan karena letaknya tidak jauh dari jalan besar. Dari Kebun Binatang Gembira loka menuju arah timur, perempatan gedongkuning kekiri lurus hingga ada pohon beringin lurus aja terus diujung jalan tersebut keberadaan Masjid Ad Dorojatun Babadan.Masjid Ad-Dorojatun merupakan salah satu masjid Pathok Negoro yang dibangun oleh Keraton. Masjid ini sendiri dibangun pada tahun 1774 oleh Sultan Hamengku Buwono I  dengan arsitektur sama dengan masjid pathok negoro. yogyakarta. panduanwisata.





Description: Wisata Religi di Yogyakarta, 4 Masjid Batas "Negoro" Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Wisata Religi di Yogyakarta, 4 Masjid Batas "Negoro"


Shares News - 15.00
Read More Add your Comment 0 komentar


Gadget yang Perlu Dibawa Saat Berlibur




Saat travelinggadget sering kali tak bisa lepas. Ya, kebutuhan seseorang akan teknologi digital semakin tinggi. Tak sekadar orang muda, orang tua, sampai anak-anak pun tak bisa lepas dari aneka gadget, bahkan saat berwisata. 
Nah, bagaimana kalau saat liburan bersama keluarga atau dalam grup, kira-kira gadget apa yang perlu dibawa? Berikut kiat sederhana gadget dan perlengkapan pendukung yang perlu dibawa saat berlibur bersama keluarga atau kerabat. 


Ponsel pintar dengan kamera yang baik. Tak selalu kamera DSLR nyaman untuk dibawa-bawa saat berwisata. Ada beberapa obyek wisata yang juga tidak memperbolehkan membawa kamera DSLR. 



Ponsel pintar saat ini sudah dilengkapi kamera yang pixel yang tinggi sehingga menangkap foto dengan lebih baik. Pilih ponsel pintar yang juga dilengkapi aplikasi pengolah foto yang baik. 



Selain lebih praktis, Anda bisa langsung mengunduh foto ke dunia maya sehingga foto otomatis tersimpan. 



Ponsel. Selain membawa ponsel pintar, bawalah ponsel GSM biasa. Pilih ponsel yang tak memiliki banyak fitur. Ponsel jenis ini biasanya sangat hemat baterai dan tahan bisa sampai tiga hari. 



Jadikan ponsel ini sebagai ponsel cadangan Anda. Sehingga apabila ponsel utama Anda kehabisan baterai, Anda bisa menggunakan ponsel cadangan tersebut. 



iPod Dock. Jika Anda pengguna iPod, bagaimana kalau gunakan iPod Dock agar bisa mendengarkan musik secara beramai-ramai.   



Tablet. Kadang, ada pekerjaan yang terpaksa dibawa saat liburan. Daripada membawa laptop, bawa saja tablet. Tentu lebih ringan dan ringkas. 



Selain itu, sambil menunggu pesawat atau lainnya, Anda bisa membaca e-book melalui tablet. Piranti ini juga memudahkan Anda untuk melihat peta maupun panduan wisata berbentuk digital. 



Pengisi baterai portabel. Bawalah pengisi baterai portabel untuk tablet maupun ponsel Anda. Sekarang sudah mudah mendapatkannya di toko-toko yang menjual perlengkapan ponsel.



Selain itu, Anda tentunya akan banyak berada di dalam mobil. Bawa juga pengisi baterai yang mengunakan adaptor untuk dihubungkan ke pematik mobil. Jadi, selama di perjalanan dalam mobil, Anda tetap bisa mengisi baterai ponsel Anda. 



Stop kontak multi. Bawalah stop kontak multi. Di kamar hotel memang tersedia stop kontak, tetapi jumlahnya belum tentu cukup untuk semua gadget yang dibawa Anda dan keluarga. travel.kompas.
Description: Gadget yang Perlu Dibawa Saat Berlibur Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Gadget yang Perlu Dibawa Saat Berlibur


Shares News - 16.00
Read More Add your Comment 0 komentar


Panduan Wisata Krakatau : Pesona Gunung Vulkanik yang Mengagumkan




Mendarat di Krakatau
Mendarat di Krakatau
Sekilas Info:
Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883. Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Saat ini Krakatau merupakan daerah tujuan wisata bagi sebagian orang yang menyukai petualangan sembari menikmati keindahan alam di sekitar Krakatau.


I. Prakiraan Biaya
A. Transportasi
Transportasi umum dari Jakarta menuju Krakatau:
1. Kalideres – Pelabuhan Merak (ekonomi) Rp.15.000,-, lama perjalanan sekitar 1.5 jam
2. Feri penyebarangan Merak – Bakahueni (ekonomi) Rp.15.000,- (AC Rp.30.000)
3. Bakahueni – pelabuhan Tanjung Bom sekitar 2  jam, sewa kendaraan umum Rp.150.000/mobil .
4. Kapal kayu Pelabuhan Tanjung Bom – Pulau Sabesi (sebagai tempat singgah dan  menginap) sekitar 2 jam, biaya sewa perahu untuk trip selama di Krakatau sekitar Rp.2.000.000,- (2 Days 1 Night) yang bisa terisi hingga 30 penumpang. (harga sewa kapal sangat tergantung dengan rute, lama perjalanan, kapasitas kapal, dan keahlian tawar menawar).
5.  Kapal kayu Pulau Sabesi – (Pulau) Krakatau sekitar 2 jam. Penginapan di Pulau Sabesi sekitar Rp.400.000,- yang bisa menampung sekitar 20-30 orang.

Rakata dari Krakatau
Rakata dari Krakatau
B.  Akomodasi
Akomodasi penginapan untuk menuju Krakatau sangat terbatas. Pulau terdekat yang memiliki akomodasi penginapan adalah Pulau Sabesi. Penginapan sangat sederhana, terdapat beberapa kamar yang di dalamnya seperti barak. Satu kamar bisa menampung 8 orang. Air bersih tersedia.

C. Makanan
Makanan yang disantap adalah makanan yang disediakan oleh penginapan dengan biaya Rp.12.500,-/makan per orang.

D. Biaya Lain – Tiket Masuk
Tidak ada biaya apapun selain sewa ranger di Krakatau sebesar Rp.50.000,-


2. Objek Wisata

Wisata yang bisa dilakukan di  Krakatau ini :
1. Mendaki gunung Krakatau, menyaksikan sisa lelehan kawah, dengan waktu tempuh normal sekitar 30-45 menit. Didekat puncak ke dua sebelum puncak pertama, pemandangannya luar biasa indah.
2. Snorkeling di daerah sekitar pulau/gunung Krakatau, coralnya cukup indah.
3. Menikmati view, berenang dan snorkeling di Pulau Kumang, pulau yang dekat dengan pulau Sabesi, pulau kecil dengan pasir putih yang indah.

Saran Itinerary:
Sumatra dari Puncak Krakatau
Sumatra dari Puncak Krakatau
1. Sewa perahu untuk melihat keindahan Krakatau dan sekitar cukup mahal, maka sangat disarankan untuk mencari anggota rombongan untukshare biaya perahu.
2. Itenary yang ideal (bila dari Jakarta dan tidak menginap di Pulau Sabesi) :
a.  Berangkat dari Jakarta sekitar jam 21.00.
b.  Menyeberang dari Tanjung Bom saat sunrise, langsung menuju ke pulau Krakatau (4 jam dari Tanjung Bom)
c.  Jelajah Krakatau hingga puncak keduanya dengan tetap mematuhi perintah Ranger. Terkadang Krakatau saat ’batuk’ menyemburkan lava, sehingga tidak dimungkinkan untuk merapat ke pulau Krakatau.
d. Apabila waktu memungkinkan, cobalah untuk snorkeling or diving di kawasan Krakatau, awak kapal pasti tahu spot yang bagus.
e. Upayakan telah meninggalkan Krakatau dan sekitarnya sebelum jam 15.00, terkadang ombak di sore atau malam hari mencapai hingga 3 meter, sehingga cukup berbahaya.


III. Cuaca
Secara umum waktu yang terbaik adalah saat musim kemarau April – September, karena dikhawatirkan apabila musim hujan, ombak cukup tinggi dan laut berkabut yang menyebabkan kapal tidak bisa berjalan.


IV. Packing List

Tanjung Bom
Tanjung Bom
- Perlengkapan berenang, sunblocksandal atau sepatu gunung untuk mendaki Krakatau (medan menanjak dan berpasir).
Membawa makanan sebisa yang dibawa karena di Krakatau tidak ada penjual apapun (terutama untuk yang tidak menginap di Sabesi, harus membawa sendiri semua makanan)
Dry pack (untuk kamera, lensa, dan barang berharga yang tidak tahan air).



V. Tips
-  Persiapan mental apabila menghadapi laut yang bergelombang.
-  Apabila mengkhawatirkan, selalu gunakan life vest jacket selama perjalanan.
-  Bila hendak menyewa kapal, tanyakan mengenai perlengkapan penyelamatan (life vest) .

( *turisindie )


Galeri Foto:

Description: Panduan Wisata Krakatau : Pesona Gunung Vulkanik yang Mengagumkan Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Panduan Wisata Krakatau : Pesona Gunung Vulkanik yang Mengagumkan


Shares News - 17.57
Read More Add your Comment 0 komentar


Wisata Unik dan Aneh : Wisata sepeda onthel di Pulau Jawa




Wisata Sepeda Onthel
Sejumlah tokoh onthelis (penggemar sepeda Onthel) asal Belanda dan Perancis bersepeda keliling kawasan candi Borobudur, Magelang, Jateng, pada Selasa (26/3). (FOTO: ANTARA/Anis Efizudin)
Sabtu (23/3) lalu, Presiden International Veteran Cycle Association (IVCA) Alain Charlies Albien Cuvier menghadiri Bandung Lautan Onthel (BLO) III untuk meresmikan Indonesia sebagai anggota IVCA ke-34. Menurut data dari situs www.sepedaonthel.com, terdapat sedikitnya 66 klub onthelis yang tersebar di 39 kota di Indonesia.
Ia bersama dua onthelis (penggemar sepeda onthel) asal Perancis dan Belanda, Otto Beajoun dan Andre Koopman bertandang ke Jawa Tengah, pada Rabu (26/3) siang kemarin, dan bersepeda onthel mengelilingi kawasan Candi Borobudur, Mendut, Pawon, dan desa-desa sekitarnya. Kunjungan tersebut sekaligus dalam rangka silaturahim dengan onthelis Indonesia dalam rangka kampanye kepedulian lingkungan alam, sosial, budaya, dan pariwisata.
Berminat merasakan sensasi masa lampau menyusuri kota dan pedesaan dengan bersepeda onthel? Berikut adalah beberapa daerah yang menyediakan fasilitas wisata sepeda onthel yang bisa Anda coba.

Kota TuaJakarta

Sepeda onthel di taman kota
Seorang bapak berpose di depan deretan sepeda onthel yang berwarni-warni di kawasan Kota Tua, Jakarta. (FOTO: WEGO Photo Contest/Fajar Darmadi)
Wisatawan asal Eropa jauh-jauh datang ke Kota Tua untuk bernostalgia dengan Batavia. Enaknya, Anda datang ke sini pada sore hari agar tak terbakar teriknya matahari.
Sepeda onthel dihias menarik dengan warna-warna cerah, serta ada pula yang diberi tambahan hiasan bunga di bawah stang. Topi berwarna senada yang sepaket dengan penyewaan sepeda akan membuat Anda tampak modis saat menggowes si antik.
Beberapa tempat bersejarah yang bisa Anda sambangi antara lain Sunda Kelapa, Museum Bahari, Menara Syah Bandar, Toko Merah, Stasiun Beos, dan Jembatan Kota Intan.
Untuk menikmati bersepeda onthel di Kota Tua, kita cukup merogoh kocek sebesar Rp 30.000 per jam, atau Rp 150.000  per hari. Penyewaan sepeda dibuka sejak pukul 08:00 – 18:00.

BorobudurMagelang

Bersepeda onthel di kawasan Candi Borobudur
Bersepeda onthel di kawasan Candi Borobudur. (FOTO: Wisata Sepeda Onthel)
Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 15.000, Anda dapat berkeliling kawasan Borobudur dan sekitarnya sambil mengunjungi candi-candi Hindu – Buddha yang bersejarah.
Terdapat tiga candi yang terdapat di daerah ini, antara lain Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon. Ketiganya terbujut membentang dalam satu garis lurus, dan kerap disebut sebagai tiga candi serangkai.
Opsi lainnya, Anda dapat memilih untuk tilik ndeso, menyusuri desa-desa di kawasan Borobudur. Nikmati hembusan angin yang menerpa wajah saat melintas di pematang sawah. Jika merasa lelah, istirahat sejenak sembari menyantap sate klathak atau jajanan tradisional lainnya. Wisata Sepeda Onthel berlokasi di Jalan Balaputra Dewa Desa Wisata Wanurejo, Borobudur, Magelang.

Sentolo, Kulon ProgoYogyakarta

Paket wisata "Bale Onthel"
Paket wisata “Bale Onthel” yang diprakarsai oleh Towil Fiets. (FOTO:www.jogjakartatop10.blogspot.com)
Sentolo terletak tak begitu jauh dari pusat kota Yogyakarta. Tepatnya, di sebelah barat Sungai Progo yang memisahkan Kecamatan Sentolo (Kabupaten Kulon Progo) dan Kecamatan Sedayu (Kabupaten Bantul).
Bersepeda di daerah ini menarik minat banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika penat hidup di tengah kebisingan kota, wisata bersepeda keliling desa ini bisa menjadi pelarian singkat yang menyenangkan. Sambil bersepeda, Anda juga dapat melihat berbagai macam aktivitas penduduk seperti pembuatan gamelan, penggilingan padi, pemintalan tenun, dan sebagainya.
Rute perjalanan yang biasa ditempuh sejauh 6 Km. Mulai dari Dusun Bantar dengan Jembatan Bantar yang bersejarh, lalu menuju komplek persawahan di Dusun Beling. Anda dapat menimati jajanan pasar seperti wajik, tahu bacem, ketela goreng, dan minum air kelapa sambil bersantai di sawah.
Ada pemandu yang siap membantu wisatawan selama bersepeda keliling desa. Untuk dapat menikmati paket wisata sepeda onthel yang dipandu oleh seorang guide, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 300.00 per orang. Jika berminat, langsung saja sambangi penggagas paket wisata Bale Onthel ini, Towil Fiets, di Desa Bantar, Kecamatan Sentolo.

Imogiri, Kotagede, Tegalgendu, MataramYogyakarta

Sepeda onthel di Yogyakarta
Memarkir sepeda onthel sejenak saat mengeksplor Kotagede. (FOTO: Soboalas)
Nikmati blusukan ke kota-kota di Yogyakarta dengan bersepeda. Para pemandu akan mengajak Anda ke tempat-tempat menarik, dan berinteraksi langsung dengan penduduk lokal. Selain itu Anda juga dapat mencoba berbagai kegiatan yang ada, seperti membuat kerajinan perak, kerajinan bambu, hingga memasak menu-menu tradisional.
Paket wisata yang digagas oleh Soboalas ini terbagi menjadi dua tergantung durasi. Untuk wisata onthel selama 6 jam, Anda cukup membayar Rp 180.000, atau Rp 150.000 jika terdiri dari dua orang atau lebih. Sementara wisata onthel berdurasi hingga 12 jam dikenakan biaya sebesar Rp 300.000 per orang, atau Rp 250.000 jika yang ikut terdiri dua orang atau lebih. Harga ini sudah termasuk biaya penyewaan sepeda, suvenir, dan santapan tradisional.
Bagi yang mengambil wisata onthel berdurasi 12 jam, selain diajak berkeliling kota, Anda juga akan diajak mengunjungi Sungai Opak dan desa yang berlokasi di sekitarnya, serta ke makam keramat di Imogiri.
Description: Wisata Unik dan Aneh : Wisata sepeda onthel di Pulau Jawa Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Wisata Unik dan Aneh : Wisata sepeda onthel di Pulau Jawa


Shares News - 21.21
Read More Add your Comment 0 komentar


Wisata Asia : Pesona Phi-Phi, Phuket, Thailand





Ini adalah hari yang paling kami tunggu-tunggu. kami akan mengunjungi salah satu surga yang paling tersohor di Thailand, Maya Bay. Maya Bay terletak di kepulauan Phi-phi, salah satu gugusan kepulauan karst yang terletak di selatan Thailand.
Kepulauan Phi-phi terdiri dari 2 pulau besar, yakni Phi-phi don island dan Phi-phi ley islands. Jika Phi-phi don islands berpenghuni, maka Phi-phi ley islands tidak berpenghuni. Maya Bay terletak di Phi-phi ley islands.
Maya bay menjadi terkenal sejak 12 tahun yang lalu, tepatnya sejak Leonardo di Caprio membintangi film the beach yang menggunakan maya bay salah satu tempat pengambilan gambar. Sejak saat itu ribuan turis berbondong-bondong datang ke Maya Bay. Hampir setiap hari, Maya Bay dipadati oleh pengunjung yang datang dari seluruh penjuru dunia.
Banyak cara untuk menuju Maya Bay, salah satunya adalah dengan memesan paket one day tour Phi-phi Island seperti yang kami lakukan. Kami memesan paket tour phi-phi islands by speed boat seharga 1100 baht per orang dan 700 baht untuk anak-anak. Paket tour kami meliputi ke Maya Bay, Phi-phi don Islands, Monkey Beach dan terakhir ke Khai Nak Islands.
25 Februari ini pula, hari terakhir kunjungan kami di Phuket untuk edisi kali ini. Pagi sebelum dijemput, kami semua sudah packing tas. Tiga hari di Phuket terasa sangat cepat. Rasanya baru kemarin kami check in di Patong Bay inn, sekarang kami sudah harus check out.
Jam 6.30 pagi kami sudah check out untuk kemudian menikmati sarapan pagi. Tepat jam 7.30 pagi, minivan jemputan pun datang.
Perjalanan dari Patong ke Chalong Pier memakan waktu sekitar 40 menit.
Sesampainya di Chalong Pier suasana sudah sangat ramai. Begitu turun dari minivan, kami diberi sedikit pengarahan dari panitia dan kemudian di baju kami ditempeli stiker berwarna merah. Setelah pengarahan usai, aku mencari Miss Yuki, salah seorang panitia yang masih saudara Miss Ladda untuk menitipkan tas kami.
Tepat pukul 9.30 pagi, rombongan kami berangkat menuju kepulauan Phi-phi dengan menggunakan speedboat. Total ada sekitar 30an peserta tour kali ini dengan tetap didominasi wajah-wajah bule.
Maya Bay
Perjalanan menuju phi-phi memakan waktu sekitar satu jam dengan pemberhentian pertama kami langsung ke Maya Bay. Dan bagiku ini adalah keputusan yang sangat tepat, karena lokasi Maya bay yang menghadap ke barat, sedangkan matahari masih berada di timur. Jadinya aku akan bisa mengambil foto Maya Bay dengan langitnya yang biru.
Sesampainya kami disana, Maya Bay sudah sangat padat dengan para turis. Suasananya hampir seperti pasar. Disini, kami hanya diberi waktu 30 menit oleh panitia untuk bermain-main. Waktu yang sebenarnya sangat kurang. Tapi bagaimana lagi, mungkin ini caranya untuk mengatur jumlah turis agar tidak terlalu ramai di Maya Bay.
Dengan waktu sesingkat itu, rencana untuk berenang dan bergaya ala Leonardo di Caprio pun pupus, hiks. Akhirnya waktu pun dihabiskan dengan berfoto-foto disekitar Maya Bay. Mau menjelajah masuk ke sekitar Maya Bay, juga tidak terlalu berani, karena takut ditinggal kapal.
Ada tips dan trik jika ingin menikmati Maya Bay masih dalam keadaan sepi. Caranya adalah sehari sebelumnya, naik kapal ke Phi-phi don Islands. Menginap semalam disana, dan kemudian pagi-pagi sekali datang ke Maya Bay dengan menyewa Long Tail Boat.
Cara kedua tentu saja menginap di Maya Bay. Memang di Maya Bay tidak ada fasilitas hotel dan juga tidak berpenghuni, tapi kita bisa menyewa tenda yang memang disediakan untuk para wisatawan yang berniat bermalam disini.
Dari Maya Bay, kami menuju ke Phi-phi don Island.
Pileh Cave
Sepanjang perjalanan menuju Phi-phi don, pihak travel membawa kami melewati tebing-tebing karst yang sangat indah bernama Pileh Cave. Setelah berputar-butar selama 15 menit, boat pun akhirnya berhenti di sebuah pantai yang bernama Monkey Beach selama setengah jam. Disini kami dipersilahkan untuk bersnorkeling ataupun memberi makan monyet. Bule-bule sangat antusias sekali memberi makan monyet. Mungkin karena dinegerinya sono tidak pernah ketemu monyet ya, he he he.
Saat snorkeling adalah saat yang kami nanti-nantikan. Aku, Hikma dan Aris pun langsung menceburkan diri ke laut. Rasdan pun tidak ketinggalan. Dengan dikawal ketat sang ayah, Hikma, dia pun ikut menceburkan diri ke laut.
Pemandangan bawah laut di phi-phi ternyata biasa saja. Bagi yang pernah ke Karimun jawa ataupun Tidung, kualitas terumbu karang disini kalah jauh. Aku pun tidak berlama-lama bersnorkeling, karena merasa tidak ada sesuatu yang menarik untuk dilihat di bawah laut sana.
Phi-phi Don Islands
Setelah snorkeling, kapal pun melanjutkan perjalanannya menuju phi-phi don islands. Begitu sampai di phi-phi don, kami langsung dijamu makan siang. Sebelum makan, panitia mendatangi kami dan memberikan informasi kalau semua makanan yang disajikan adalah halal. Alhamdulillah. Jadi makin jatuh cinta sama phuket karena mudahnya mencari makanan halal.
Lagi-lagi, panitia memberikan waktu super ketat pada kami. Hanya 1 jam saja untuk makan sekaligus jalan-jalan keliling pulau. Rencanaku untuk mencari Phi-phi view point pun musnah, padahal kalau dibaca dari review di internet, pemandangan dari phi-phi view point sangat indah. Lain kali, kala berkunjung disini, aku harus menginap di Phi-phi don Islands.
Aku menghabiskan makan dengan cepat, agar tidak kehilangan banyak waktu untuk berkeliling pulau.
Phi-phi don islands adalah salah satu pulau yang luluh lantak oleh terjangan tsunami, tanggal 26 desember 2004 silam. Puluhan nyawa melayang serta seluruh infrstruktur pariwisata hancur lebur. Dua tahun setelahnya, Phi-phi islands tertutup untuk wisatawan dalam rangka rehabilitasi. Dan sejak awal 2007, phi-phi islands sudah terbuka untuk turis mancanegara. Lagi-lagi salut untuk Thailand dalam pengembangan kepariwisataannya.
Koh Khai Nak
Dari phi-phi don islands, kami berangkat menuju khai nak islands atau Koh Khai Nak dalam bahasa Thai. Ini adalah sebuah pulau kecil yang terletak di utara phi-phi don. Nah, karena ini adalah lokasi kunjungan terakhir dalam paket tur ini, kami diberi waktu yang cukup lama disini, sekitar 2 jam.
Tidak ada pulau yang tidak indah di Phuket ini, termasuk pulau Khai Nak. Pasir di pulau ini sangat putih dan lembut. Air laut tampak menghijau, apalagi dengan cuaca yang panas terik. Di sisi timur pulau terdapat kumpulan batu-batu berwarna hitam dan besar yang bertumpukan. Lokasi ini menjadi salah satu spot yang menarik di pulau Khai Nai. Benar-benar pemandangan yang sangat indah.
Aktivitas yang biasa dilakukan di Pulau Khai Nak ini adalah foto-fotoan, berenang, snorkeling serta memberi makan ikan. Ikan di pulau ini sangat cantik dan berwarna-warni. Cukup lemparkan remah-remah roti, maka ikan-ikan cantik itu akan mengerubuti kita.
Oh iya, ada satu lagi aktivitas yang dilakukan di pulau ini, yakni duduk duduk di bawah payung besar sambil menikmati suasana pantai. Inilah yang dilakukan oleh istriku dan istri Hikma. Maklumlah, wanita, takut kulitnya terbakar, jadinya mereka menghabiskan waktu bersantai di kursi :). Btw, untuk menyewa kursi, uang sewanya 100 baht per dua kursi.
Sambil bersantai menikmati pantai, panitia menyediakan buah-buahan segar yang rasanya sangat manis. Mereka pun tak segan-segan berkeliling untuk membagikan buah-buahan itu. Sungguh, sebuah pelayanan yang luar biasa. Pariwisata di Phuket adalah mata pencaharian utama sebagian besar warga Thailand selatan. Untuk itu mereka berusaha memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada para pelanggannya. Konsep yang sudah menjadi budaya. Hebat.
Tepat jam 15.00, speed boat kami meninggalkan Koh Khai Nak dan ini berarti berakhir pula one day tour phi-phi island kami. Sesampainya di Chalong Bay, Mr Billy sudah siap menjemput kami untuk mengantarkan ke bandara. Sebelum berangkat, kami memilih untuk mandi terlebih dahulu di toilet Chalong Bay karena badan terasa sangat lengket.
Dan akhirnya, pukul 18.00 waktu phuket, kami tiba di bandara. Hmm, sebuah perjalanan yang luar biasa yang sangat ingin segera kuulangi. Keramahana Thailand Selatan dengan pantai-pantai dan pulau-pulaunya yang cantik benar-benar telah memikatku. Masih banyak destinasi di Thailand selatan yang ingin aku kunjungi, seperti Krabi, Koh Phang Ngan, Koh Samui, Koh Tao, Koh Panyee dan pulau-pulau lainnya. Aku sendiri juga belum menginjakkan kaki di Patong beach, Katon beach serta Kata beach. Semoga di tahun-tahun mendatang aku bisa berkunjung kesini lagi, Amiiinnn.
Pukul 9 malam, pesawat Air Asia AK 829 membawa kami kembali ke Kuala Lumpur. Kami transit semalam dan keesokan harinya, kami pulang kembali ke Surabaya dengan pesawat Air Asia QZ7618. Dan perjalanan liburan yang sangat luar biasa menyenangkan ini pun berakhir. Esok hari, kami sudah harus kembali menggeluti pekerjaan demi bisa melanjutkan kembali perjalanan-perjalanan yang lain di bumi Allah yang sangat indah ini.
TOTAL BIAYA BERDUA
Kurs
RM 1 = Rp. 2950
THB 1 = Rp. 300
Pra keberangkatan
Tiket Berdua Total Rp. 1520280
Tune Hotel 1 Malam 22 - 23 Feb 2012 Rp. 259718
Patong Bay Inn 2 Malam 23 - 25 Feb 2012 Rp. 401406
Tune Hotel 1 Malam 25 - 26 Feb 2012 Rp. 314446
Total Pra Keberangkatan Rp. 2.495.850
Hari ke - 1 22 Feb 2012 (Perjalanan Surabaya - Kuala Lumpur)
Airport Tax Internasional Juanda untuk 2 orang Rp. 300000
Makan malam di Air Asia SUB KUL Rp. 85000
Total Hari Pertama Rp. 385.000
Hari ke - 2 23 Feb 2012
Penjemputan Bandara Phuket dan City Tour THB 1666.666667 = Rp. 500000
Perdana True Move Gratis dan Pulsa 100 Baht THB 100 = Rp. 30000
Beli Minum di 7 Eleven THB 50 = Rp. 15000
Makan Siang di Resto Pinggir Pantai (Mahal, hiks) THB 500 = Rp. 150000
Beli Es Krim dan Minum di komplek Wat Chalong THB 75 = Rp. 22500
Makan Malam THB 120 = Rp. 36000
Total Hari Kedua Rp. 753.500
Hari ke - 3 24 Feb 2012
Tour Phang Nga Bay 2 orang @1000 baht THB 2000 = Rp. 600000
Banana Pancake 2 porsi @50 baht THB 100 = Rp. 30000
Beli Air Minum THB 27 = Rp. 8100
Makan Malam THB 40 = Rp. 12000
Total Hari Ketiga Rp. 650.100
Hari ke - 4 25 Feb 2012
Tour Phi Phi Island 2 orang @1100 baht THB 2200 = Rp. 660000
Beli Minum di Khai Nai Island THB 29 = Rp. 8700
Sewa Kursi di Khai Nai Island THB 100 = Rp. 30000
Beli Es Krim di Khai Nai Island THB 120 = Rp. 36000
Tips Phi2 Island tour THB 20 = Rp. 6000
Beli foto Phi2 Island THB 100 = Rp. 30000
Mandi di Toilet THB 15 = Rp. 4500
Pengantaran ke bandara THB 360 = Rp. 108000
Tips Untuk Mr Billy THB 100 = Rp. 30000
Beli Makan malam dunkin di bandara Phuket THB 100 = Rp. 30000
Beli Minum di Bandara Phuket THB 30 = Rp. 9000
Total Hari Keempat Rp. 952.200
Hari ke - 5 25 Feb 2012
Beli snack di 7 Eleven Tune RM 4 = Rp. 11800
Sarapan Nasi Lemak dan The Tarik di LCCT RM 10.5 = Rp. 30975
Beli Minum di Bandara LCCT RM 8 = Rp. 23600
Beli Capuccino di pesawat Rp. 15000
Parkir Motor Juanda Rp. 20000
Total Hari Kelima Rp. 101.375
TOTAL BIAYA (TANPA SOUVENIR) Rp. 5.338.025
*Wongkentir
Description: Wisata Asia : Pesona Phi-Phi, Phuket, Thailand Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Wisata Asia : Pesona Phi-Phi, Phuket, Thailand


Shares News - 18.42
Read More Add your Comment 0 komentar