7 Candi di Yogyakarta yang Menarik Untuk Anda Kunjungi dan Anda lihat Kemegahan Serta Keunikannya
Peninggalan sejarah memang menarik untuk diteliti dan di gali sedalam-dalamnya tentang asal usul sejarah, budaya dan kebenaranya. Di Yogyakarta anda bisa menemukan banyak candi yang bisa anda datangi, mulai dari candi yang mungil dan belum dikenal wisatawan luas , sampai yang sudah dikenal oleh wisatawan luas dalam dan luar negeri. Beriikut ini adalah 7 candi yang di Yogyakartayang menarik untuk anda kunjungi dan menarik untuk anda teliti dan gali sejarah dan budayanya.
1. Candi Borobudur
Candi Borobudur dibangun pada masa abad 8 dan 9 sekitar tahun 800 Masehi yakni pada masa kejayaan pemerintahan Wangsa Syailendra. Pendirinya adalah Raja yang berasal dari wangsa syailendra yakni Raja Samaratungga, dimulai sekitar tahun 824 Masehi dan berakhir sampai pada awal tahun 900 yakni pemerintahan sudah berganti dari Raja Samaratungga menjadi Ratu Pramudawardhani yang tidak lain adalah putri dari Raja Samaratungga sendiri.
Candi Borobudur terdiri dari enam teras berbentuk bujur sangkar diatasnya terdapat 3 pelataran melingkar, Dinding dihiasi dengan relief sebanyak 2672 panel dan sebanyak 502 Arca Budha. Stupa utama terletak di tengah tengah dan merupakan yang terbesar, dikelilingi 72 stupa berlubang yang didalamnya ada arca Budha yang tengah duduk bersila.
Candi ini terbagi menjadi 3 tingkat menurut kosmologi Budha yakni :
1. Kamadhatu (ranah hawa nafsu), yaitu dunia yang masih dikuasai oleh hawa nafsu, Bagian ini diduga dibuat untuk memperkuat konstruksi candi. Disini terdapat 160 relief cerita Karmawibhangga namun saat ini tersembunyi karena tertutup struktur.
2. Rupadhatu (ranah berwujud), yaitu dunia yang sudah dapat membebaskan diri dari nafsu. Bagian ini terdiri dari empat lorong dengan 1300 gambar relief dengan panjang seluruhnya 2,5 km.
3. Arupadhatu (ranah tak berwujud), yaitu dimana manusia sudah terbebas dari segala keinginan dan ikatan bentuk dan rupa, namun belum mencapai nirwana. Tingakatan tertinggi ini dilambangkan dengan stupa yang terbesar dan tertinggi, stupa polos tanpa lubang-lubang. Di dalam stupa terbesar ini pernah ditemukan arca Budha belum selesai. Menurut kepercayaan patung yang salah dalam pembuatannya tidak boleh dirusak.
2. Candi Prambanan
Candi ini dibangun pada masa pemerintahan 2 Raja yakni Raja Rakai Pikatan dan Raja Rakai Belitung sekitar abad 10 atau ± tahun 850 Masehi oleh Wangsa Sanjaya. Candi ini juga disebut candi Roro Jonggrang ini tidak terlepas dengan legenda yang ada yakni legenda yang pada waktu itu diceritakan ada seorang Pemuda bernama Bandung Bondowoso yang jatuh cinta terhadap Putri Roro Jonggrang, namun ternyata cinta bertepuk sebelah tangan.
Struktur candi prambanan ini menggambarkan secara jelas kepercayaan dalam agama Hindu, yakni TRIMURTI maka Candi ini memiliki 3 Candi utama yang melambangkan hal tersebut. Ketiga candi terbut adalah Candi Wisnu, Candi Brahma, dan Candi Siwa yang semuanya menghadap ke Timur.Masing- masing candi utama memiliki satu candi pendamping yakni Garuda untuk Candi Wisnu, Angsa untuk Candi Brahma dan Nandini untuk candi Siwa.
Setiap candi utama juga memiliki 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sedangkan pada halaman terdapat 224 candi. Candi Siwa merupakan candi yang tertinggi dan terdapat 4 ruangan, ruangan utama berisi Arca Siwa, kemudian Arca Durga (istri Siwa juga disebut sebut sebagai arca Putri Roro Jonggrang), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Sedangkan disebelah selatan Candi Siwa ada Candi Brahma yang terdiri dari satu ruangan saja berisi Arca Brahma demikian juga disebelah utaranya adalah Candi Wisnu disini juga terdirti satu ruangan saja yang berisi Arca Wisnu
3. Candi Sewu
Candi sewu merupakan situs candi budha terbesar setelah candi borobudur di Magelang. Nama candi sewu sendiri bukan berarti candi sewu mempunyai bangunan candi berjumlah sewu (seribu), candi sewu hanya mempunyai bangunan berjumlah 257. Dengan 1 candi utama 8 candi apit dan sisanya sebagai candi perwara dengan berbagai macam arca dan relief yang bisa anda temukan didalamnya .Banyak arca, relief dan pahatan yang bisa anda temukan di candi sewu ini, memasuki gerbang candi ini anda akan menemukan dua arca Dwarapala di kanan dan kiri yang mempunyai ukuran tinggi dan besar, sekitar mempunyai tinggi 2,5 meter dengan posisi berlutut dan memegang gadang.
Ada juga arca budha yang berada didalam candi utama dan masih banyak lainnya yang bisa anda temukan, sedangkan untuk reliefnya, anda bisa menemukan berberapa relief bangunan candi utama, di kaki candi utama anda akan menemukan pahatan yang berbentuk bunga dalam jambangan, anda juga bisa melihat pahatan yang berbentuk kalpawreksa, sedangkan diambang pintu masuk candi utama anda bisa melihat pahatan kepala naga dengan seekor singa yang terdapat dimulut naga. Sedangkan didinding canid perwara ( candi pendamping) dihiasi pahatan yang berbentuk pria yang memegang teratai dan mengenakan busana kebesaran agama budha.
4. Candi Sambisari
Keunikan Candi yang bertinggi 7,5 meter ini adalah letaknya yang berada didalam tanah sedalam 6,5 meter , sehingga terlihat seperti muncul dari bawah tanah. Bagi pengunjung yang ingin masuk kedalam candi ini terdapat pintu masuk disisi Barat candi utama. Perjalanan masuk candi , anda akan dipuaskan dengan ornamen berupa sayap yang terdapat pada tangga, dan diujung sayap terdapat dua patung yang menyerupai mahkluk kerdil. Terdapat juga hiasan menyerupai singa dengan ekor yang panjang.
Keunikan lainnya, candi ini tidak mempunyai penyangga sehingga ruangan bawah langsung berfungsi sebagai penyangga, sehingga alasnya sejajar dengan tanah. nda akan menjumpai relung- relung yang digunakan untuk menempatkan patung. Anda dapat melihat patung Dewi Durga (istri dari dewa siwa) yang mempunyai 8 tangan, lengkap dengan senjatanya yang digenggam ditangan, di sisi Timur anda akan menjumpai patung Dewa Ganesha yang merupakan anak dari Dewi Durga, dan di sisi Selatan terdapat patung Agastya.
Direlung kanan dan kiri anda akan menjumpai Dewa penjangga pintu, Mahakala dan Nadisyawara. Anda juga bisa melihat patung Yoni dan Lingga yang berukuran besar yang berada di sebuah bilik didalam candi. Selain candi utama anda akan mendapati 3 candi pendamping di komplek candi Sambisari ini, yang mempunyai 5,8 meter persegi dan tinggi 5 meter. Sedangkan dibagian luar candi terdapat tembok yang mengelilingi dengan ukuran 50 m x 48 m.
Selesai melihat – liat candi anda bisa muju ruang informasi, disana terdapat foto- foto yang menceritakan sejak candi tersebut ditemukan, proses penggalian, proses rekronstruksi dan foto- foto peninggalan dari candi tersebut seperti arca dan prunggu yang sekarang di simpan di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala, Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
5. Candi Ijo
Candi Ijo merupakan candi dengan letak tertinggi di Yogyakarta, Berada diketinggian 410 m diatas permukaan laut. Candi ijo didirikan sekitar abad ke-9. Memasuki bangunan pagar bisa dilihat berbagai ornamen dan ragam hias. Candi ijo merupakan kompleks Percandian, Dikompleks candi ini terdiri 17 struktur bangunan dan 11 teras berundak. diteras ke-1 dan ke-4 terdapat satu candi, diteras ke-5 terdapat satu candi dan dua batur,Pada teras ke-9 merupakan sisa batur bangunan, diteras ke-8 terdapat bangunan tiga buah candi dan empat buah batur bangunan, terdapat juga prasasti bertulisakan kode huruf F yang bertuliskan Guywan, serta Prasasti batu yang berukuran tinggi 14 cm dan lebar 9 cm, diteras paling atas teras ke-11 merupakan tempat yang dianggap paling suci, pada halaman teras tersebut ditemukan pagar keliling , delapan buah linggapatok, dan empat bangunan, yaitu candi utama dan candi tiga candi perwara . Sedangkan diteras ke-2 ke-3, ke-6, ke-7 dan ke-10 tidak ditemukan bangunan. Semua yang ada di bangunan Candi menarik untuk diteliti dan dipelajari.
6. Candi Kalasan
Candi yang dibangun sekitar akhir abad ke 8 M ini mempunyai tinggi 34 meter dan lebar 45 meter. Disekeliling candi terdapat beberapa stupa berjumlah 52 buah dengan tinggi kurang lebih 4,60 meter sayang karena banyak bebatuan yang hilang sehingga tidak dapat direkonstruksi kembali. Selain stupa tersebut sbenarnya masih ada 3 candi pendukung. Candi ini mempunyai cirikhas yang tidak dapat ditemui di candi-candi lain yakni pada permukaan batu terdapat lapisan yang disebut Brajalepha yakni lapisan pada ornament relief yang terbuat dari getah beberapa tanaman yang berwarna kuning, fungsinya untuk perekat dan juga sebagai pelindung ornament agar tidak mudah rusak.
Didalam ruang utama terdapat sebuah patung setinggi 6 meter terbuat dari perunggu namun belum diketahui perwujudan dewa apa yang dijadikan symbol tersebut. Candi ini terdari 3 bagian yakni Kaki candi, tubuh candid an atap candi Pada bagian kaki terdapat tangga untuk memasuki candi dengan berbagai hiasan-hiasan yang indah. Pada bagian tubuh candi disebelah tenggara terdapat sebuah singgasana yang dihiasi pola singa berdiri diatas punggung gajah, sedangkan diluar tubuh candi pada relungnya dihiasi figure dewa dalam posisi berdiri dengan memegang teratai.
Sedangkan bagian ketiga atapnya terdiri dari dua tingkat. Pada tingkat pertama terdapat arca Budha yang melukiskan Budha sedangkan tingkat dua melukiskan Yani Budha. Untuk puncak atapnya kemungkinan berbentuk stupa, namun sekali lagi sayang banyak bebatuan yang tidak diketemukan
7. Candi Boko
Bangunan ini pertama kalai ditemukan oleh Arkeolog dari Negara Belanda yang bernama HJ De Graaf pada abad ke 17. Bentuk bangunan berupa Gapura Utama, Candi, Kolam dengan dengan luas 20 x 50 m kedalaman 2 m, Gua, Pagar, Candi Pembakaran dan paseban. Bangunan-bangunan tersebut tersebar menjadi beberapa bagian. Salah satunya adalah bagian dimana terdapat 3 pintu gerbang yang saling berdekatan, membujur dari utara ke selatan.
Pintu gerbang yang di tengah adalah yang terbesar dan merupakan pintu gerbang utama yang diapit oleh dua pintu gerbang lainnya yang disebut gerbang pengapit. Kemudian bagian yang terdiri dari 5 pintu gerbang, terdiri dari 4 gerbang pengapit dan satu gerbang utama yang terletak di tengah gerbang pengapit. Ada hal yang menarik di Candi Boko tersebut yakni untuk menikmati Sunset, Ditempat ini ditawarkan Paket “Boko Sunset”.
Tentu saja paket ini hanya ditawarkan jikalau cuaca bagus, biasanya pengikut paket ini rata-rata berjumlah 10 orang. Di mulai pukul 4 sore para pengunjung di sugguhi Makanan ringan serta kopi atau the sembari menikmati tnggelamnya matahi di ufuk barat. Setelah Matahri terbenam dilanjutkan dengan makan malam dengan menu-menu yang ditawarkan adalah makanan tradisional Indonesia, antara lain Bakmi goreng, bakmi godog, nasi goreng, dan soto. Untuk paket ini Wisatawan mancanegara dikenai tariff Rp. 75.000,00 sedangkan wisatawan nusantara sebesar Rp. 35. 000,00. yogyakarta.panduanwisata.
Shares News
-
15.00
Read More
Add your Comment
0
komentar
Angkor Wat: Pesona Kebudayaan Khmer
“Ingin berwisata ke Angkor ? Simak edisi panduan wisata Angkor Wat ini”
Dengan luas sebesar 400 kilometer persegi, Angkor menjanjikan sebuah perjalanan mesin waktu ke abad 9 ketika kompleks ini menjadi ibu kota dari kerajaan Khmer. Meskipun luasnya sangat besar tetapi kebanyakan pengunjung hanya melihat beberapa kompleks saja.
Umumnya 3 hari 2 malam sudah cukup untuk menjelajah kompleks populer di Angkor. Berita bagus lainnya, ongkos penginapan dan makan di kota Siem Reap (gateway menuju Angkor) juga sangat terjangkau.
Penerbangan ke Siem Reap juga cukup banyak. Dua kekurangannya adalah mahalnya ongkos masuk ke Angkor ($20 sehari), air departure tax ($25) dan biaya Visa on Arrival($20).
1. Prakiraan Biaya:
Perkiraan biaya ini dihitung menggunakan standar backpacker santai, jika anda beruntung (mendapatkan diskon di penerbangan atau hotel) atau lebih berhemat maka tentu biaya yang anda keluarkan akan lebih sedikit.
1-A-1. Penerbangan
Ada banyak option jika anda ingin terbang ke Siem Reap (Angkor). Yang paling umum adalah menggunakan Air Asia via Kuala Lumpur. Sekilas saya mengecek harga adalah $ 180 untuk PP. Jika anda beruntung seperti saya, anda mungkin bisa mendapatkan tiket return via Malaysia Airlines seharga$90 untuk PP.
Jetstar Asia juga memiliki rute Singapore – Siem Reap, sekilas harganya cukup bersaing yaitu $120 untuk PP. Opsi lain dari Singapore adalah SilkAir, namun kecuali ada promosi, maka Silk Air biasanya lebih mahal.
1-A-2. Jalur Darat
Jalur yang paling populer adalah via Thailand yaitu via kota Aranyaprathet. Aranyaprathet dapat dijangkau lewat bis (5 jam) dari terminal Mo Chit dan Ekamai, (Bangkok). Harga tiket bus dari Bangkok – Aranyaprathet sekitar $6 pada saat tulisan ini dibuat.
WARNING: harga tiket bis dari Khao San umumnya akan lebih mahal daripada jika anda naik bis langsung dari terminal bis. Anda juga dapat naik bis langsung dari bandara Suvarnhabhumi.
Dari Aranyaprathet, anda dapat naik tuk-tuk menuju border untuk menyeberang ke Poipet. Perhatikan jam buka border karena jika anda sampai terlalu malam maka border akan ditutup dan anda harus menginap di kota itu.
Di Poipet anda harus membayar visa on arrival seharga US$20, lalu anda bisa memilih naik Taxi atau Bis ke Siem Reap. Jika anda memilih naik taksi jangan lupa untuk menawar harga dan anda bisa share taksi anda dengan pelancong lain untuk menghemat ongkos. Perjalanan ke Siem Reap memakan waktu 3 jam.
1-B. Akomodasi
Ada banyak akomodasi di Siem Reap dan anda tak perlu takut kehabisan tempat. Cara yang paling mudah adalah melakukan booking di Hostelworld atau Asiarooms. Tersedia banyak jenis kamar, mulai dari $5 hingga yang mahal.
Jika ingin sesuatu yang lebih nyaman, hotel-hotel berikut adalah sekian dari hotel yang memiliki reputasi bagus di Siem Reap:
-Golden Mango Inn – $17 untuk ruangan ber AC untuk 2 orang. http://goldenmangoinn.com/
-Ecole Paul Du Brule – $25 – Dikelola oleh organisasi NGO – baca brosur di http://www.ecolepauldubrule.org/documents/THE%20HOTEL_en.pdf
1-C-1 Makanan
Ada banyak restoran di Siem Reap (Thai, Khmer, Western hingga Korea), namun jika anda mencari restoran Halal, pilihannya tidak terlalu banyak sampai saat ini. Itupun agak susah mencarinya karena jalan di Siem Reap tidak semuanya bernama, belum lagi banyaknya restoran yang berpindah tempat dan berganti nama.
Berikut adalah nama-nama restoran yang mengklaim dirinya halal (penulis tidak bertanggung jawab dan tidak terafiliasi dengan restoran ini):
1. D-Wau Malaysian Resto – +855 63 966 955 Alamat: Daerah Wat Bo Village Salakamreuk Commune
2. Taj India, restoran ini berada di dekat Rumah sakit provinsi di Siem Reap. Tidak ada alamat dan nomer telepon yang bisa kami dapat.
3. Maharajah, berada di antara rumah sakit provinsi dan bank CAB – website: maharajah.biz
4. Little India, di depan Be VIP Massage daerah jalan utama Old Market (Psar Chas).
5. Curry Wallas – Di gang pada Sivatha Bvd, masuk ke gang menuju Night Market.
1-C-2 Makanan Lokal
Jika halal atau tidak bukan masalah, ada banyak sekali restoran turis di Siem Reap, tapi anda ingin makanan yang autentik dan murah, anda dapat makan siang di dalam pasar. Harganya murah ($0.5 – $3 tergantung penjual makanan) walau kebersihannya agak meragukan, tapi jika perut anda sudah terbiasa dengan makanan pinggir jalan, kenapa tidak?
Jangan lupa untuk menanyakan harga sebelumnya agar anda tidak di kenakan harga turis!Makanan yang terkenal adalah Amok (kare ikan), Lok Lak (oseng-oseng sapi), atau bok long (gado-gado dari papaya mentah, mirip dengan som tam di Thailand).
1-C-3 Bar & Nightlife
Nightlife di Siem Reap masih sangat ‘ndeso’ dibandingkan kota besar Asia tenggara lainnya. Namun suasananya sangatlah laid back dan santai. Jika anda bingung, cukup bilang “pub street” kepada tukang ojek atau tuk-tuk, mereka akan mengantarkan anda ke pub street, di mana anda tinggal memilih dari sekian banyak pub yang buka di sana.
1-D-1 Biaya Lain: Tiket Masuk
Tiket masuk Angkor adalah $20, terdapat diskon untuk tiket 3 hari dan 2 hari.
1-D-2 Transport
Umumnya para pelancong menyewa jasa supir tuk-tuk ($10 – $15) untuk sehari. Pilihan lainnya adalah ojek ($6), mobil ($25) atau sepeda ($6).
2. Objek Wisata
Tiga bagian yang terkenal di Angkor adalah Angkor Wat, Angkor Thom danBanteay Srei. Angkor Wat adalah ikon utama yang gambarnya akan sering kita lihat di mana-mana. Angkor Thom terdiri dari beberapa kompleks kecil, salah satunya adalah komplekBayon yang indah dengan trademark muka tersenyum raksasa di mana-mana.
Banteay Srei adalah candi yang terletak agak misah yang terkenal dengan ukiran detail yang indah. Selain 3 kompleks ini masih ada kompleks Kbal Spean dan Beng Mealea. Kbal Spean terkenal dengan ukiran di bawah sungai, sedangkan Beng Mealea adalah kompleks candi yang sudah hampir hancur ditelan hutan. Untuk mencapai 2 tempat terakhir ini dibutuhkan biaya dan tenaga ekstra.
2-A-1 Saran Itinerary
Umumnya visitors memulai dari pintu selatan Angkor Thom lalu masuk ke bagian tengah (Bayon, Terrace Elephants etc), lanjut ke Ta Prohm (Tomb Raider temple) dan finish di Angkor Wat. Jika ada waktu lebih tak ada salahnya bangun pagi dan memotret sunrise di Angkor Wat, sebuah spot fotografi skenik yang banyak disukai fotografer.
Jika ingin mengunjungi Banteay Srei, Kbal Spean dan Beng Mealea, maka anda harus menyediakan satu hari khusus karena letak ketiga tempat ini cukup jauh dari kompleks Angkor.
3. Cuaca
Cuaca di Siem Reap adalah panas sepanjang tahun, namun bulan November hingga Maret adalah high season, karena Siem Reap tidak sepanas biasanya. Bulan Maret sampai Mei, cuaca akan panas sekali namun pada bulan Juni hingga Oktober, cuaca sedikit sejuk karena musim hujan.
4. Packing List
Jangan lupa membawa foto untuk visa on arrival. 3×4 cm. Sunscreen dan obat nyamuk juga wajib anda bawa.
5. Tips
-Mata uang Kamboja adalah riel namun anda dapat membayar dengan USD.
-Jika ingin naik tuk-tuk dari airport anda harus berjalan keluar dari airport dahulu karena tuk-tuk dilarang masuk pada saat tulisan ini ditulis.
-Meskipun kota Siem Reap cukup aman, namun tetaplah waspada terhadap copet.
-Peta daerah kota Siem Reap.
( *turisindie )
Shares News
-
18.06
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Unik dan Aneh : Wisata sepeda onthel di Pulau Jawa
Sejumlah tokoh onthelis (penggemar sepeda Onthel) asal Belanda dan Perancis bersepeda keliling kawasan candi Borobudur, Magelang, Jateng, pada Selasa (26/3). (FOTO: ANTARA/Anis Efizudin)
Sabtu (23/3) lalu, Presiden International Veteran Cycle Association (IVCA) Alain Charlies Albien Cuvier menghadiri Bandung Lautan Onthel (BLO) III untuk meresmikan Indonesia sebagai anggota IVCA ke-34. Menurut data dari situs www.sepedaonthel.com, terdapat sedikitnya 66 klub onthelis yang tersebar di 39 kota di Indonesia.
Ia bersama dua onthelis (penggemar sepeda onthel) asal Perancis dan Belanda, Otto Beajoun dan Andre Koopman bertandang ke Jawa Tengah, pada Rabu (26/3) siang kemarin, dan bersepeda onthel mengelilingi kawasan Candi Borobudur, Mendut, Pawon, dan desa-desa sekitarnya. Kunjungan tersebut sekaligus dalam rangka silaturahim dengan onthelis Indonesia dalam rangka kampanye kepedulian lingkungan alam, sosial, budaya, dan pariwisata.
Berminat merasakan sensasi masa lampau menyusuri kota dan pedesaan dengan bersepeda onthel? Berikut adalah beberapa daerah yang menyediakan fasilitas wisata sepeda onthel yang bisa Anda coba.
Kota TuaJakarta
Seorang bapak berpose di depan deretan sepeda onthel yang berwarni-warni di kawasan Kota Tua, Jakarta. (FOTO: WEGO Photo Contest/Fajar Darmadi)
Wisatawan asal Eropa jauh-jauh datang ke Kota Tua untuk bernostalgia dengan Batavia. Enaknya, Anda datang ke sini pada sore hari agar tak terbakar teriknya matahari.
Sepeda onthel dihias menarik dengan warna-warna cerah, serta ada pula yang diberi tambahan hiasan bunga di bawah stang. Topi berwarna senada yang sepaket dengan penyewaan sepeda akan membuat Anda tampak modis saat menggowes si antik.
Beberapa tempat bersejarah yang bisa Anda sambangi antara lain Sunda Kelapa, Museum Bahari, Menara Syah Bandar, Toko Merah, Stasiun Beos, dan Jembatan Kota Intan.
Untuk menikmati bersepeda onthel di Kota Tua, kita cukup merogoh kocek sebesar Rp 30.000 per jam, atau Rp 150.000 per hari. Penyewaan sepeda dibuka sejak pukul 08:00 – 18:00.
BorobudurMagelang
Bersepeda onthel di kawasan Candi Borobudur. (FOTO: Wisata Sepeda Onthel)
Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 15.000, Anda dapat berkeliling kawasan Borobudur dan sekitarnya sambil mengunjungi candi-candi Hindu – Buddha yang bersejarah.
Terdapat tiga candi yang terdapat di daerah ini, antara lain Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon. Ketiganya terbujut membentang dalam satu garis lurus, dan kerap disebut sebagai tiga candi serangkai.
Opsi lainnya, Anda dapat memilih untuk tilik ndeso, menyusuri desa-desa di kawasan Borobudur. Nikmati hembusan angin yang menerpa wajah saat melintas di pematang sawah. Jika merasa lelah, istirahat sejenak sembari menyantap sate klathak atau jajanan tradisional lainnya. Wisata Sepeda Onthel berlokasi di Jalan Balaputra Dewa Desa Wisata Wanurejo, Borobudur, Magelang.
Sentolo, Kulon ProgoYogyakarta
Paket wisata “Bale Onthel” yang diprakarsai oleh Towil Fiets. (FOTO:www.jogjakartatop10.blogspot.com)
Sentolo terletak tak begitu jauh dari pusat kota Yogyakarta. Tepatnya, di sebelah barat Sungai Progo yang memisahkan Kecamatan Sentolo (Kabupaten Kulon Progo) dan Kecamatan Sedayu (Kabupaten Bantul).
Bersepeda di daerah ini menarik minat banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika penat hidup di tengah kebisingan kota, wisata bersepeda keliling desa ini bisa menjadi pelarian singkat yang menyenangkan. Sambil bersepeda, Anda juga dapat melihat berbagai macam aktivitas penduduk seperti pembuatan gamelan, penggilingan padi, pemintalan tenun, dan sebagainya.
Rute perjalanan yang biasa ditempuh sejauh 6 Km. Mulai dari Dusun Bantar dengan Jembatan Bantar yang bersejarh, lalu menuju komplek persawahan di Dusun Beling. Anda dapat menimati jajanan pasar seperti wajik, tahu bacem, ketela goreng, dan minum air kelapa sambil bersantai di sawah.
Ada pemandu yang siap membantu wisatawan selama bersepeda keliling desa. Untuk dapat menikmati paket wisata sepeda onthel yang dipandu oleh seorang guide, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 300.00 per orang. Jika berminat, langsung saja sambangi penggagas paket wisata Bale Onthel ini, Towil Fiets, di Desa Bantar, Kecamatan Sentolo.
Imogiri, Kotagede, Tegalgendu, MataramYogyakarta
Memarkir sepeda onthel sejenak saat mengeksplor Kotagede. (FOTO: Soboalas)
Nikmati blusukan ke kota-kota di Yogyakarta dengan bersepeda. Para pemandu akan mengajak Anda ke tempat-tempat menarik, dan berinteraksi langsung dengan penduduk lokal. Selain itu Anda juga dapat mencoba berbagai kegiatan yang ada, seperti membuat kerajinan perak, kerajinan bambu, hingga memasak menu-menu tradisional.
Paket wisata yang digagas oleh Soboalas ini terbagi menjadi dua tergantung durasi. Untuk wisata onthel selama 6 jam, Anda cukup membayar Rp 180.000, atau Rp 150.000 jika terdiri dari dua orang atau lebih. Sementara wisata onthel berdurasi hingga 12 jam dikenakan biaya sebesar Rp 300.000 per orang, atau Rp 250.000 jika yang ikut terdiri dua orang atau lebih. Harga ini sudah termasuk biaya penyewaan sepeda, suvenir, dan santapan tradisional.
Bagi yang mengambil wisata onthel berdurasi 12 jam, selain diajak berkeliling kota, Anda juga akan diajak mengunjungi Sungai Opak dan desa yang berlokasi di sekitarnya, serta ke makam keramat di Imogiri.
Shares News
-
21.21
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Sumatra : Empat Wisata Samosir yang Unik
Ke Danau Toba, belum lengkap kalau tidak mampir ke Samosir. Pulau berhawa sejuk yang terletak di tengah-tengah danau terluas Asia Tenggara tersebut memiliki adat Batak yang kental dan kuliner berbahan dasar ikan danau yang menggoyang lidah. Pengen liburan ke Samosir? Pastikan kamu tahu wisata-wisata seru yang bisa kamu nikmati di sana.
Sigale-gale
Awalnya tampil di upacara pemakaman, sekarang boneka menari sigale-gale lebih sering ditampilkan untuk hiburan wisata. Di Pulau Samosir, ada dua tempat yang bisa dipilih untuk melihat pertunjukkan sigale-gale, yakni Huta Bolon dan Huta Simanindo.
Boneka ini terbuat dari kayu beringin, yang diukir dan dihias lagi dengan kostum tradisional seperti turban merah, kemeja hitam longgar, dan sarung biru. Sigale-gale lalu ditancapkan pada sebuah kotak kayu panjang, yang mengatur gerakan boneka supaya tampak menari mengikuti musik yang mengalun.
Sejarah sigale-gale tidak lepas dari cerita tentang kesedihan Raja Harahap yang kehilangan putra kesayangannya, Manggale. Ia tewas saat kerajaan tersebut berperang guna memperluas wilayah. Untuk mengobati dukanya, rakyat membuat patung yang menyerupai Manggale. Saat raja rindu dengan anaknya, ia akan menggelar pesta tari sigale-gale. Raja Harahap memanggil dukun untuk membuat sigale-gale bergerak. Tujuh hari lamanya, boneka tersebut terus menari diiringi musik tradisional togading. Setelah boneka tersebut berhenti menari, boneka tersebut dipasangi tali supaya bisa bergerak secara mekanis.
Rumah Bolon
Pulau Samosir diyakini sebagai daerah asal dari etnik Batak Toba. Untuk melihat rumah adat Batak Toba, wisatawan bisa berkunjung ke Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Samosir, Sumatra Utara. Di tempat ini, kamu bisa melihat rumah adat yang kondisinya masih terjaga dengan baik. Rumah tradisional yang disebut Rumah Bolon tersebut berbentuk rumah panggung dengan konstruksi kayu tanpa paku. Ciri lain, atapnya terbuat dari serat nira, kemudian atap belakangnya lebih tinggi dari atap depan.
Rumah adat Batak Toba di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Samosir, Danau Toba. Foto: Antara/Irsan Mulvadi
Makam Tua Raja Sidabutar
Salah satu daya tarik lain dari Pulau Samosir adalah Makam Tua Raja Sidabutar di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo. Makam tersebut dipahat dari batu utuh, tanpa sambungan, dan menjadi peristirahatan terakhir Raja Sidabutar – penguasa Tomok, beberapa abad yang lalu.
Di makam tersebut, terdapat simbol-simbol raja, permaisuri, dan panglimanya. Ukiran kepala yang besar menyimbolkan sang raja, sedangkan ukuran kepala di ujung yang lain adalah simbol dari permaisurinya, Boru Damanik.
Dikisahkan bahwa Raja Sidabutar adalah raja sakti yang kekuatannya terhubung dengan rambut panjangnya yang gimbal. Lambang gajah yang mengapit dasar makam tersebut mewakili kisah tentang mahar yang ia bayarkan saat meminang Boru Damanik. Ketika itu, Raja Sidabutar diperintahkan untuk memberi mahar berupa gajah, hewan yang sulit didapat. Ia akhirnya mendapat gajah dari daerah lain, yakni Lampung dan Aceh.
Perajin Ulos
Komunitas tenun ulos Samosir terdapat di Desa Lumban Suhi-Suhi, Kecamatan Pangururan, Samosir. Lokasinya berjarak sekitar 4 kilometer dari Kota Pangururan. Di tempat ini, kamu bisa melihat langsung cara pengerjaan tenun ulos. Sehelai kain ulos dikerjakan selama sepekan. Kamu juga bisa beli ulos untuk oleh-oleh, harganya antara Rp 300.000 dan Rp 500.000, sesuai motif dan tingkat kesulitan.
Suka artikel ini? Yuk, share artikel ini ke teman-temanmu!
Shares News
-
20.57
Read More
Add your Comment
0
komentar