Wisata Unik dan Aneh : Wisata sepeda onthel di Pulau Jawa




Wisata Sepeda Onthel
Sejumlah tokoh onthelis (penggemar sepeda Onthel) asal Belanda dan Perancis bersepeda keliling kawasan candi Borobudur, Magelang, Jateng, pada Selasa (26/3). (FOTO: ANTARA/Anis Efizudin)
Sabtu (23/3) lalu, Presiden International Veteran Cycle Association (IVCA) Alain Charlies Albien Cuvier menghadiri Bandung Lautan Onthel (BLO) III untuk meresmikan Indonesia sebagai anggota IVCA ke-34. Menurut data dari situs www.sepedaonthel.com, terdapat sedikitnya 66 klub onthelis yang tersebar di 39 kota di Indonesia.
Ia bersama dua onthelis (penggemar sepeda onthel) asal Perancis dan Belanda, Otto Beajoun dan Andre Koopman bertandang ke Jawa Tengah, pada Rabu (26/3) siang kemarin, dan bersepeda onthel mengelilingi kawasan Candi Borobudur, Mendut, Pawon, dan desa-desa sekitarnya. Kunjungan tersebut sekaligus dalam rangka silaturahim dengan onthelis Indonesia dalam rangka kampanye kepedulian lingkungan alam, sosial, budaya, dan pariwisata.
Berminat merasakan sensasi masa lampau menyusuri kota dan pedesaan dengan bersepeda onthel? Berikut adalah beberapa daerah yang menyediakan fasilitas wisata sepeda onthel yang bisa Anda coba.

Kota TuaJakarta

Sepeda onthel di taman kota
Seorang bapak berpose di depan deretan sepeda onthel yang berwarni-warni di kawasan Kota Tua, Jakarta. (FOTO: WEGO Photo Contest/Fajar Darmadi)
Wisatawan asal Eropa jauh-jauh datang ke Kota Tua untuk bernostalgia dengan Batavia. Enaknya, Anda datang ke sini pada sore hari agar tak terbakar teriknya matahari.
Sepeda onthel dihias menarik dengan warna-warna cerah, serta ada pula yang diberi tambahan hiasan bunga di bawah stang. Topi berwarna senada yang sepaket dengan penyewaan sepeda akan membuat Anda tampak modis saat menggowes si antik.
Beberapa tempat bersejarah yang bisa Anda sambangi antara lain Sunda Kelapa, Museum Bahari, Menara Syah Bandar, Toko Merah, Stasiun Beos, dan Jembatan Kota Intan.
Untuk menikmati bersepeda onthel di Kota Tua, kita cukup merogoh kocek sebesar Rp 30.000 per jam, atau Rp 150.000  per hari. Penyewaan sepeda dibuka sejak pukul 08:00 – 18:00.

BorobudurMagelang

Bersepeda onthel di kawasan Candi Borobudur
Bersepeda onthel di kawasan Candi Borobudur. (FOTO: Wisata Sepeda Onthel)
Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 15.000, Anda dapat berkeliling kawasan Borobudur dan sekitarnya sambil mengunjungi candi-candi Hindu – Buddha yang bersejarah.
Terdapat tiga candi yang terdapat di daerah ini, antara lain Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon. Ketiganya terbujut membentang dalam satu garis lurus, dan kerap disebut sebagai tiga candi serangkai.
Opsi lainnya, Anda dapat memilih untuk tilik ndeso, menyusuri desa-desa di kawasan Borobudur. Nikmati hembusan angin yang menerpa wajah saat melintas di pematang sawah. Jika merasa lelah, istirahat sejenak sembari menyantap sate klathak atau jajanan tradisional lainnya. Wisata Sepeda Onthel berlokasi di Jalan Balaputra Dewa Desa Wisata Wanurejo, Borobudur, Magelang.

Sentolo, Kulon ProgoYogyakarta

Paket wisata "Bale Onthel"
Paket wisata “Bale Onthel” yang diprakarsai oleh Towil Fiets. (FOTO:www.jogjakartatop10.blogspot.com)
Sentolo terletak tak begitu jauh dari pusat kota Yogyakarta. Tepatnya, di sebelah barat Sungai Progo yang memisahkan Kecamatan Sentolo (Kabupaten Kulon Progo) dan Kecamatan Sedayu (Kabupaten Bantul).
Bersepeda di daerah ini menarik minat banyak wisatawan domestik maupun mancanegara. Jika penat hidup di tengah kebisingan kota, wisata bersepeda keliling desa ini bisa menjadi pelarian singkat yang menyenangkan. Sambil bersepeda, Anda juga dapat melihat berbagai macam aktivitas penduduk seperti pembuatan gamelan, penggilingan padi, pemintalan tenun, dan sebagainya.
Rute perjalanan yang biasa ditempuh sejauh 6 Km. Mulai dari Dusun Bantar dengan Jembatan Bantar yang bersejarh, lalu menuju komplek persawahan di Dusun Beling. Anda dapat menimati jajanan pasar seperti wajik, tahu bacem, ketela goreng, dan minum air kelapa sambil bersantai di sawah.
Ada pemandu yang siap membantu wisatawan selama bersepeda keliling desa. Untuk dapat menikmati paket wisata sepeda onthel yang dipandu oleh seorang guide, Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 300.00 per orang. Jika berminat, langsung saja sambangi penggagas paket wisata Bale Onthel ini, Towil Fiets, di Desa Bantar, Kecamatan Sentolo.

Imogiri, Kotagede, Tegalgendu, MataramYogyakarta

Sepeda onthel di Yogyakarta
Memarkir sepeda onthel sejenak saat mengeksplor Kotagede. (FOTO: Soboalas)
Nikmati blusukan ke kota-kota di Yogyakarta dengan bersepeda. Para pemandu akan mengajak Anda ke tempat-tempat menarik, dan berinteraksi langsung dengan penduduk lokal. Selain itu Anda juga dapat mencoba berbagai kegiatan yang ada, seperti membuat kerajinan perak, kerajinan bambu, hingga memasak menu-menu tradisional.
Paket wisata yang digagas oleh Soboalas ini terbagi menjadi dua tergantung durasi. Untuk wisata onthel selama 6 jam, Anda cukup membayar Rp 180.000, atau Rp 150.000 jika terdiri dari dua orang atau lebih. Sementara wisata onthel berdurasi hingga 12 jam dikenakan biaya sebesar Rp 300.000 per orang, atau Rp 250.000 jika yang ikut terdiri dua orang atau lebih. Harga ini sudah termasuk biaya penyewaan sepeda, suvenir, dan santapan tradisional.
Bagi yang mengambil wisata onthel berdurasi 12 jam, selain diajak berkeliling kota, Anda juga akan diajak mengunjungi Sungai Opak dan desa yang berlokasi di sekitarnya, serta ke makam keramat di Imogiri.
Description: Wisata Unik dan Aneh : Wisata sepeda onthel di Pulau Jawa Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Wisata Unik dan Aneh : Wisata sepeda onthel di Pulau Jawa


Shares News - 21.21
Read More Add your Comment 0 komentar


Wisata Sumatra : Empat Wisata Samosir yang Unik




Ke Danau Toba, belum lengkap kalau tidak mampir ke Samosir. Pulau berhawa sejuk yang terletak di tengah-tengah danau terluas Asia Tenggara tersebut memiliki adat Batak yang kental dan kuliner berbahan dasar ikan danau yang menggoyang lidah. Pengen liburan ke Samosir? Pastikan kamu tahu wisata-wisata seru yang bisa kamu nikmati di sana.

Sigale-gale

Awalnya tampil di upacara pemakaman, sekarang boneka menari sigale-gale lebih sering ditampilkan untuk hiburan wisata. Di Pulau Samosir, ada dua tempat yang bisa dipilih untuk melihat pertunjukkan sigale-gale, yakni Huta Bolon dan Huta Simanindo.
Boneka ini terbuat dari kayu beringin, yang diukir dan dihias lagi dengan kostum tradisional seperti turban merah, kemeja hitam longgar, dan sarung biru. Sigale-gale lalu ditancapkan pada sebuah kotak kayu panjang, yang mengatur gerakan boneka supaya tampak menari mengikuti musik yang mengalun.
Sigale-gale Samosir
Sigale-gale. Foto: Antara/Irsan Mulyadi
Sejarah sigale-gale tidak lepas dari cerita tentang kesedihan Raja Harahap yang kehilangan putra kesayangannya, Manggale. Ia tewas saat kerajaan tersebut berperang guna memperluas wilayah. Untuk mengobati dukanya, rakyat membuat patung yang menyerupai Manggale. Saat raja rindu dengan anaknya, ia akan menggelar pesta tari sigale-gale. Raja Harahap memanggil dukun untuk membuat sigale-gale bergerak. Tujuh hari lamanya, boneka tersebut terus menari diiringi musik tradisional togading. Setelah boneka tersebut berhenti menari, boneka tersebut dipasangi tali supaya bisa bergerak secara mekanis.
Wisata sigale-gale

Rumah Bolon

Pulau Samosir diyakini sebagai daerah asal dari etnik Batak Toba. Untuk melihat rumah adat Batak Toba, wisatawan bisa berkunjung ke Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Samosir, Sumatra Utara. Di tempat ini, kamu bisa melihat rumah adat yang kondisinya masih terjaga dengan baik. Rumah tradisional yang disebut Rumah Bolon tersebut berbentuk rumah panggung dengan konstruksi kayu tanpa paku. Ciri lain, atapnya terbuat dari serat nira, kemudian atap belakangnya lebih tinggi dari atap depan.
Danau Toba - Rumah adat Batak Toba
Rumah adat Batak Toba di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo, Samosir, Danau Toba. Foto: Antara/Irsan Mulvadi

Makam Tua Raja Sidabutar

Salah satu daya tarik lain dari Pulau Samosir adalah Makam Tua Raja Sidabutar di Desa Tomok, Kecamatan Simanindo. Makam tersebut dipahat dari batu utuh, tanpa sambungan, dan menjadi peristirahatan terakhir Raja Sidabutar – penguasa Tomok, beberapa abad yang lalu.
Di makam tersebut, terdapat simbol-simbol raja, permaisuri, dan panglimanya. Ukiran kepala yang besar menyimbolkan sang raja, sedangkan ukuran kepala di ujung yang lain adalah simbol dari permaisurinya, Boru Damanik.
Dikisahkan bahwa Raja Sidabutar adalah raja sakti yang kekuatannya terhubung dengan rambut panjangnya yang gimbal. Lambang gajah yang mengapit dasar makam tersebut mewakili kisah tentang mahar yang ia bayarkan saat meminang Boru Damanik. Ketika itu, Raja Sidabutar diperintahkan untuk memberi mahar berupa gajah, hewan yang sulit didapat. Ia akhirnya mendapat gajah dari daerah lain, yakni Lampung dan Aceh.
Makam Tua Raja Sidabutar
Makam Tua Raja Sidabutar. Foto: Antara/Irsan Mulyadi

Perajin Ulos

Komunitas tenun ulos Samosir terdapat di Desa Lumban Suhi-Suhi, Kecamatan Pangururan, Samosir. Lokasinya berjarak sekitar 4 kilometer dari Kota Pangururan. Di tempat ini, kamu bisa melihat langsung cara pengerjaan tenun ulos. Sehelai kain ulos dikerjakan selama sepekan. Kamu juga bisa beli ulos untuk oleh-oleh, harganya antara Rp 300.000 dan Rp 500.000, sesuai motif dan tingkat kesulitan.
Penenun ulos di Desa Lumban Suhi-Suhi
Penenun ulos di Desa Lumban Suhi-Suhi. Foto: Antara/Irsan Mulyadi
Suka artikel ini? Yuk, share artikel ini ke teman-temanmu!
Description: Wisata Sumatra : Empat Wisata Samosir yang Unik Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Wisata Sumatra : Empat Wisata Samosir yang Unik


Shares News - 20.57
Read More Add your Comment 0 komentar


Wisata Bali : Taman Safari Bali




Tentang Taman Safari Bali

Taman Safari Bali (Bali Safari and Marine Park) adalah lokasi wisata yang berisi aneka satwa dari berbagai penjuru Dunia yang habitatnya di buat semirip mungkin dengan aslinya. Bali Safari & Marine Park berada di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra tepatnya berada di tiga desa di Gianyar, yaitu Desa Lebih, Desa Serongga, dan Desa Medahan. Kawasan ini merupakan objek wisata nasional yang dibangun diatas lahan seluas 40 hektar.

Terdiri dari 80 spesies dan 400 ekor satwa yang berasal dari tiga wilayah, yaitu Indonesia, India, dan Afrika. Taman Safari Bali juga di lengkapi dengan berbagai arena bermain seperti roller coaster, twister dan lainnya selain itu terdapat beberapa pertunjukan yang ditampilkan di Taman Safari Bali, antara lain:

  • Animal Education show di Hannuman Stage adalah Taman Hanuman dengan sebuah panggung yang terdapat pertunjukan satwa yang juga memberikan pengetahuan tentang satwa langka.
  • Elephant Conservation & Education Show di Kampung Gajah. Ini merupakan area dengan museum gajah, kandang gajah, tunggang gajah, souvenir, dan, warung gajah.
  • Elephant Bathing di Ganesha. Taman Ganesha ini memiliki sebuah patung Ganesha setinggi 9 m yang merupakan pintu masuk menuju Bali Theater. Di sini juga dapat dilihat replika relief yang berada di Gunung Kawi. Di Taman Ganesha kamu bisa berinteraksi secara dekat dengan gajah-gajah yang sedang mandi.
  • Balinese Holy Water Procession di Tirta Sulasih. Tirta Sulasih adalah tempat pemandian suci dengan nuansa kebudayaan Bali. Kamu dapat menyaksikan kegiatan sehari-hari masyarakat Bali dengan budayanya. Selain itu kamu juga dapat membeli berbagai Kerajinan seni maupun souvenir.
  • Balinese Bamboo Music di Terminal Bali.
  • Balinese Dancing Class di Bale Banjar.
  • Tigers of Ranthambore merupakan tiruan dari benteng kuno yang berada di India. Benteng ini menjadi tempat berdiamnya harimau putih yang sangat langka.

Taman Safari Bali dilengkapi dengan beberapa fasilitas antara lain, Kawasan Fun Zone yang disediakan khusus untuk anak-anak berusia maksimal 10 tahun. Terdapat berbagai permainan dengan tarif Rp. 10.000 untuk setiap permainannya seperti, Mery Go Round, Clumbing Car dan Go Go Bouncer. Di sini juga terdapat kuda poni maupun onta tunggangan dengan tarif Rp. 20.000 per orang sedangkan untuk berkeliling dengan menunggang gajah selama 30 menit dikenai tarif Rp100 ribu. Seperti di taman safari lainnya juga, kamu bisa berfoto dengan beberapa binatang dengan tarif Rp20.000.


Harga tiket


Harga tiket masuk Taman Safari Bali Rp. 135.000 untuk orang Indonesia dan Rp. 350.000 untuk orang asing.

Akses ke Taman Safari Bali transport

Menuju Taman Safari, Dari Denpasar sekitar 17 km sedangkan jarak dari Kuta sekitar 30 km, bisa ditempuh dalam waktu 40 menit dari pusat kota Denpasar. 
Description: Wisata Bali : Taman Safari Bali Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Wisata Bali : Taman Safari Bali


Shares News - 22.00
Read More Add your Comment 0 komentar


Wisata Bali : Goa Gajah




Tentang Goa Gajah

Goa Gajah

Goa Gajah terletak di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar yang berjarak sekitar 26 km dari Kota Denpasar. Goa Gajah adalah sebuah goa yang di dalamnya terdapat peninggalan sejarah Bali di masa lampau. Banyak artefak-artefak kuno yang bernilai sejarah yang dapat Anda temukan di sini. Selain itu Anda juga dapat menikmati indahnya suasana alam dengan persawahan dan sungai di sekitarnya.


Goa Gajah terdiri dari 4 kompleks dengan relief Ganesha, Trilingga, Petirtaan (tempat mandi) dan Lembah Tukad Pangkung, dimana di dalamnya terdapat relief stupa bercabang tiga, relief payung bersusun 13 serta arca Sang Budha. Sebelum masuk ke tempat ini Anda diharuskan membayar tiket masuk sekitar Rp 15.000 per orang. Disediakan juga Kamen (sarung khas Bali) yang bisa dipakai untuk Anda yang bercelana pendek karena memang di tempat ini Anda diharuskan berpakaian rapi dan sopan. Sedangkan untuk perempuan yang sedang datang bulan dilarang memasuki tempat ini.


Ketika anda memasuki goa yang berbentuk huruf “T” ini, anda akan mencium bau yang khas. Di depan pintu masuk goa ini terdapat Arca Ganesha, sedangkan di pintu keluar goa ini terdapat pura Goa Gajah. Memasuki kawasan inti goa ini, Anda akan menuruni jalan setapak yang dipaving dan berundak sehingga Anda dapat melihat hampir seluruh bagian goa. Memasuki pelataran goa Anda akan mendapati petirtaan yang airnya dipercaya masyarakat sekitar sebagai air suci. Di depan petirtaan ini, anda dapat melihat kumpulan artefak kuno. Di pelataran goa ini terdapat bale yang digunakan saat ada upacara adat di sini.

Jam bukaopening hours

Sebelum masuk ke tempat ini Anda diharuskan membayar tiket masuk sekitar Rp 15.000 per orang.
Description: Wisata Bali : Goa Gajah Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Wisata Bali : Goa Gajah


Shares News - 21.19
Read More Add your Comment 0 komentar


Wisata Unik dan Aneh : Bledug Kuwu Kawah Lumpur di Kabupaten Grobogan




Bledug Kuwu adalah sebuah kawah lumpur (mud volcano) yang terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Propinsi Jawa Tengah. Tempat ini dapat ditempuh kurang lebih 28 km ke arah timur dari kota Purwodadi. Bledug Kuwu merupakan salah satu obyek wisata andalan di daerah ini, selain sumber api abadi Mrapen, dan Waduk Kedungombo. Obyek yang menarik dari bledug ini adalah letupan-letupan lumpur yang mengandung garam dan berlangsung terus-menerus secara berkala, antara 2 dan 3 menit.


Masyarakat Grobogan Purwodadi sudah tidak asing lagi akan adanya “bledhug kuwu“ tersebut, sebab obyek Bledhug Kuwu telah menjadi obyek wisata alam yang menarik di daerah tersebut. Keajaiban alam berupa “plembungan endhut“ yang meletus ( bledhug ) dengan suara letusan yang cukup keras ini memang benar – benar ajaib. Bledhug itu sepanjang zaman tidak putus – putusnya terjadi dilokasi tanah seluas kurang lebih 40 Ha. Bledhug itu ada yang sangat besar, bahkan ada yang sebesar rumah penduduk.

Menurut cerita tutur, bledhug itu terjadi karena ulah Jaka Linglung, Putra Aji Saka atau Prabu Jaka dari kerajaan Medang Kamulan.


Pada satu ketika Jaka Linglung yang berwujud ular naga itu disuruh Aji Saka atau Prabu Jaka membunuh Dewata Cengkar yang telah berubah rupa menjadi seekor buaya putih yang sangat besar, sebagai syarat untuk diakui sebagai anaknya. Jaka Linglung berangkat ke laut selatan tempat Dewata Cengkar bertahta. Dia tidak sabar melalui darat, maka dia melalui dalam tanah, jalan yang dilalui oleh Jaka Linglung itu akhirnya berubah menjadi “tanah lendhut“ Bledhug yang terjadi adalah nafas Jaka Linglung selama dalam perjalanan itu. Jadi menurut kepercayaan orang, ada hubungan bledhug itu dengan laut selatan.


Kenyataan sampai sekarang, air dari bledhug itu mengandung garam dan ditambang oleh penduduk sekitarnya sebagai tambang garam yang diambil dari air bledhug tersebut.

Selanjutnya cerita Jaka Linglung menurut cerita Aji saka, adalah sebagai berikut : Dalam serat primbon Jayabaya ( hal. 23 – 24 ) terdapatlah pasal yang menyebutkan tentang perginya Prabu Esaka dalam bab V Piwulang Dewa, yang berbunyi:


Pun Jaka sengkala anakipun Empu Anggejali, patutan saking Dewi Saka, Putranipun Raja Sarkil ing pulo Najran Sareng Jaka Sengkolo jumeneng nata, jejuluk Sang Aji Saka jengkar saking negaripun lajeng Nga Jawi, tanpo wonten ing redi kandha ( kendeng ? ) tlatah banyuwangi jejuluk Empu Sengkala. Anuju ing Surya Adam, tahun 5164, Chandra 5316, Empu Sengkala macak titimangsa tahun jawi : kaeteng tahun Candra – Sengkala I Warsa. Tahun Rum anuju angka 444 warsa. Tahun Adam tahun Surya 5161 warsa. Tahun Masehi 78 jumenengan nata.
Description: Wisata Unik dan Aneh : Bledug Kuwu Kawah Lumpur di Kabupaten Grobogan Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: Wisata Unik dan Aneh : Bledug Kuwu Kawah Lumpur di Kabupaten Grobogan


Shares News - 22.00
Read More Add your Comment 0 komentar