Taman Nasional Baluran "The Litle Afrika"
| Informasi Wisata | |
|---|---|
| Lokasi | Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur. |
| Tiket | Rp 6.000.- per mobil dan Rp 2.500.- per orang. |
| Waktu Buka | 24 jam |
| Fasilitas/ Obyek Wisata | Pemandangan ala afrika |
Taman Nasional Baluran atau sering disebut Africa van Java terletak di Kabupaten Situbondo, dekat sekali dengan perbatasan Situbondo-Banyuwangi. Taman Nasional Baluran merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.
Taman Nasional Baluran memiliki keindahan alam yang luar biasa, terutama hamparan padang sabana dan taman lautnya. Eksotika alam terbuka yang wilayahnya terletak di jalur utama Jawa-Bali itu menjadi alternatif wisata saat liburan, khususnya bersama keluarga. Padang sabana di Baluran luasnya sekitar 400 hektare yang berada di Blok Bekol. Di padang rumput yang luas itu, pengunjung bisa melihat sekawanan satwa, seperti rusa. Atau kalau malam hari bisa melihat kerbau dan banteng. Pemandangan paling menarik adalah sekumpulan burung merak di alam terbuka. Merak dikenal dengan keindahan bulunya saat dimekarkan.
Petualangan hebat yang dapat anda nikmati disini diantaranya:
- Mengamati satwa dari menara pandang Bekol. Letaknya di atas bukit kecil di belakang pos Bekol. Sebaiknya Anda ke tempat ini pada sore atau pagi hari karena saat itu satwa seperti rusa sedang asik-asiknya jalan-jalan atau mencari makan. Dari sini anda juga bisa mengamati sunset di balik Gunung Baluran atau sunrise Selat Bali lho. Ingat, kesini wajib bawa kamera untuk mengabadikan jika anda tidak ingin menyesal nantinya hehehe, kalo bisa sekalian pakai lensa tele supaya bisa menangkap gambar satwa yang nun jauh di savana.
- Bersafari malam di Savana Bekol, bisa dengan jalan kaki atau naik kendaraan. Demi keamanan sebaiknya memakai kendaraan, karena di sana masih banyak ular berkeliaran. Anda bisa melihat burung hantu, burung-burung malam yang suka berkumpul di tengah jalan, bisa melihat satwa seperti rusa di malam hari dari jarak dekat. Mata-mata mereka menyala terkena sorot lampu.
- Ini yang bikin Taman Nasional Baluran tempat wisata yang lengkap, karena disini ada olahraga air di Pantai Bama. Semakin siang lautnya semakin terlihat berwarna biru dan semakin jernih. Ada beberapa pilihan: berjemur, berkano, atau bersnorkeling. Tapi untuk bisa melihat karang yang indah dan ikan-ikan yang cantik kita harus berenang agak jauh dari bibir pantai. Tapi, masih aman karena lautnya dangkal.wisatapanorama.
Shares News
-
18.43
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Unik dan Aneh : Kayangan Api
| Informasi Wisata | |
|---|---|
| Lokasi | Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa Timur. |
| Tiket | Rp.3.000,- |
| Waktu Buka | 24 jam |
| Fasilitas/ Obyek Wisata | keunikan api yang tak kunjung padam atau api abadi |
Kayangan Api atau Kahyangan api Kayangan api adalah sumber api abadi atau api yang tidak pernah padam. Api keluar dari dalam perut bumi terus menerus. Kayangan api terletak di kawasan hutan di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Bojonegoro Jawa Timur. Sebuah desa yang memiliki kawasan hutan kurang lebih 42,29% dari luas desa. Tempat itu dapat ditempuh dengan jarak 25 Km dari arah kota Bojonegoro.
Menurut cerita kayangan api adalah tempat bersemayamnya Mbah Kriyo Kusumo atau Empu Supa yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah pandhe berasal dari kerajaan Majapahit. Mbah Pandhe ahli membuat alat-alat pusaka seperti keris, tombak, cudrik dan lain-lain. Sumber api tersebut masih dianggap keramat oleh masyarakat setempat. Api hanya boleh diambil pada saat-saat tertentu, seperti yang sudah-sudah, misalnya, upacara Jumenengan Ngarsodalem Hamengku Buwono X, untuk pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan upacara-upacara yang dianggap sakral.
Selain tempat wisata kayangan api juga sebagai tempat berobat, disamping sumber api terdapat sumber mata air yang kelihatan panas jika dilihat tapi dingin jika disentuh, air tersebut disebut Air Blekuthuk, baunya khas yaitu bau belerang yang memiliki khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Menurut juru kunci, telah banyak yang sembuh penyakitnya setelah berendam di air tersebut. Air Blekuthuk ini dulunya untuk mencuci dan merendam keris yang dibuat oleh Mbah Pandhe. Bahkan oleh masyarakat sekitar maupun pengunjung lokasi tersebut, air Blekuthuk tersebut dianggap membawa berkah, karena selain dapat mengobati penyakit juga dianggap dapat membawa keberuntungan bagi mereka yang datang.
Lokasi kayangan api sangat baik untuk kegiatan sebagai lokasi wisata alam bebas(outbound). Dan pada hari-hari tertentu terutama pada hari Jum’at Pahing banyak orang berdatangan di lokasi tersebut untuk maksud tertentu seperti agar usahanya lancar, dapat jodoh, mendapat kedudukan bahkan ada yang ingin mendapat pusaka. Acara tradisional masyarakat yang dilaksanakan adalah Nyadranan (bersih desa) sebagai perwujudan terima kasih kepada Yang Maha Kuasa. Pengembangan wisata alam Kayangan Api diarahkan pada peningkatan prasarana dan sarana transportasi, telekomunikasi dan akomodasi yang memadai. wisatapanorama.
Shares News
-
17.49
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Kenjeran, Surga Fotografi Surabaya
Bagi warga Surabaya pastinya tidak akan asing dengan nama Kenjeran. Yap, pantai yang terletak di pesisir timur laut Surabaya itu adalah salah satu destinasi wisata favorit warga Surabaya.
Kalau dilihat, sebenarnya pantai ria kenjeran ini tidaklah istimewa. Atau bisa dibilang sangat jauh dari kata indah. Jika ingin berenang di pantai, bermain riak ombak yang memecah pantai ataupun hanya sekedar menikmati pantai yang landai dengan pemandangan laut yang menghijau, Kenjeran bukanlah tempat yang tepat. Sepanjang mata memandang disini, yang tampak hanyalah sedimen lumpur kecokelatan. Lumpur ini memenuhi area pantai hingga sejauh sekitar 1 km dari bibir pantai. Jadi boro-boro mau berenang, lha wong air lautnya saja tidak bisa mencapai bibir pantai.
Tapi, bagi para fotografer, kenjeran adalah salah satu surga fotografi di Surabaya. Setiap hari, utamanya di hari libur, banyak sekali penggemar fotografi yang datang ke kenjeran. Mereka biasanya datang di pagi hari, menjelang matahari terbit. Memang, waktu terbaik untuk berburu foto di Kenjeran adalah pagi hari, karena memang lokasi pantai yang menghadap ke arah timur.
Berburu sunrise di kenjeran, terus terang membuatku minder. Aku yang hanya berbekal kamera DSLR kelas entry level dengan lensa standard beradu dengan mereka yang rata-rata membawa kamera professional dengan lensa kelas premium.
Para foto hunter itu sudah stay di kenjeran sejak jam 5 pagi. Dengan bertumpu pada tripod, kamera mereka terhunus dan siap membidik. Begitu semburat merah mentari terlihat, shutter pun mulai digerakkan, membekukan frame demi frame, mengabadikan suasana pagi di pesisir kota pahlawan. Dermaga kayu, perahu nelayan yang terjebak ditengah lumpur, para pengunjung pantai, bahkan rekan sesama fotografer menjadi objek pemanis sebuah foto dengan pemeran utamanya tentu saja sang surya.
Suasana pagi yang sangat indah. Ternyata dibalik keterbatasannya, kenjeran mempunyai keindahan tersembunyi. Sebuah surga yang sudah diabadikan lebih dari ratusan kali, atau bahkan mungkin ribuan kali.wongkentir.
Shares News
-
22.03
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Jawa Timur : Ubalan, Wisata Alam Luar Biasa Beraroma Mistis
Sangkar burung merak di pusaran jalan itu terlihat megah. Dikelilingi kolam ikan hias berbagai jenis, sangkar yang dihuni satu burung merak ukuran besar itu menjadi icon tempat wisata alam Ubalan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Tak hanya menyajikan aneka satwa ramah seperti burung, ikan, dan monyet, tempat wisata yang berjarak 15 kilometer dari pusat Kota Kediri ini juga menjanjikan panorama alam yang asri. Hal ini setidaknya tampak dari banyaknya pohon besar yang tumbuh menyerupai hutan serta sebuah mata air yang menggenangi pemandian.
Melengkapi hutan mini yang dikelola di atas lahan seluas 12 hektar di Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pengelola tempat menyediakan sarana permainan anak-anak tradisional. Diantaranya adalah ayunan, jungkat-jungkit, hingga kursi putar yang didorong dengan tangan.
Beberapa ekor monyet yang sengaja dilepas semakin meramaikan kawasan ini. Mereka berbaur bebas dengan pengunjung tanpa khawatir menggigit atau mencakar. Perilaku lucu primata ini bahkan menjadi perhatian tersendiri karena sikapnya yang sangat cair. Mereka tak segan mengkorek tempat sampah atau memungut sisa minuman dan makanan wisatawan untuk disantap. Tingkah ini tak pelak memicu beberapa pengunjung untuk berbagi bekal makanan kepada monyet.
Puas bermain-main dan menyusuri kawasan pohon besar, etape berikutnya menyerupai jalur setapak. Rute yang berada di belakang taman wisata ini menjulur mengikuti aliran sungai kecil menuju pemandian mata air Ubalan.
Sejak turun temurun masyarakat sekitar mempercayai kolam ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit kronis. Bahkan mereka mengaku tak berani memancing ikan yang berkeliaran di dalamnya dengan alasan magis. "Bisa sakit dan meninggal kalau mengambil ikannya," kata Trimo, warga sekitar.
Terlepas kisah misteri yang menyelimutinya, lokasi pemandian ini tak pernah sepi dari pengunjung. Rata-rata mereka ingin menjajal dinginnya air pegunungan yang asri dan segar. Sejumlah pengunjung juga tak segan mengambil air ke dalam botol untuk dibawa pulang.
Untuk mengurangi nuansa mistis tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri mulai mempercantik tampilan lokasi dengan sarana modern. Diantaranya adalah kolam renang dan prasarana outbond. Penambahan arena bermain anak yang menggandeng pihak ketiga dengan menyediakan mobil batrei turut menggeser kawasan mistis ini menjadi hiburan.
Dengan harga tanda masuk sebesar Rp 5.000 per kepala, taman wisata Ubalan layak menjadi tempat rekreasi alam yang murah dan meriah.
Taman Wisata Ubalan terletak + 15 km, + 20 menit dari Kota Kediri. Taman wisata ini memiliki hutan lindung dan mata air yang jernih disamping juga:
- Wana wisata
- Kolam renang
- Kolam perahu dan sepeda air
- Taman bermain anak-anak
- Kolam pancing
- Taman asri yang indah
- Panggung hiburan
- Bumi perkemahan
blog.disbudparkediri
Shares News
-
17.53
Read More
Add your Comment
0
komentar




