Wisata Bali : Taman Safari Bali
Tentang Taman Safari Bali
Taman Safari Bali (Bali Safari and Marine Park) adalah lokasi wisata yang berisi aneka satwa dari berbagai penjuru Dunia yang habitatnya di buat semirip mungkin dengan aslinya. Bali Safari & Marine Park berada di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra tepatnya berada di tiga desa di Gianyar, yaitu Desa Lebih, Desa Serongga, dan Desa Medahan. Kawasan ini merupakan objek wisata nasional yang dibangun diatas lahan seluas 40 hektar.
Terdiri dari 80 spesies dan 400 ekor satwa yang berasal dari tiga wilayah, yaitu Indonesia, India, dan Afrika. Taman Safari Bali juga di lengkapi dengan berbagai arena bermain seperti roller coaster, twister dan lainnya selain itu terdapat beberapa pertunjukan yang ditampilkan di Taman Safari Bali, antara lain:
- Animal Education show di Hannuman Stage adalah Taman Hanuman dengan sebuah panggung yang terdapat pertunjukan satwa yang juga memberikan pengetahuan tentang satwa langka.
- Elephant Conservation & Education Show di Kampung Gajah. Ini merupakan area dengan museum gajah, kandang gajah, tunggang gajah, souvenir, dan, warung gajah.
- Elephant Bathing di Ganesha. Taman Ganesha ini memiliki sebuah patung Ganesha setinggi 9 m yang merupakan pintu masuk menuju Bali Theater. Di sini juga dapat dilihat replika relief yang berada di Gunung Kawi. Di Taman Ganesha kamu bisa berinteraksi secara dekat dengan gajah-gajah yang sedang mandi.
- Balinese Holy Water Procession di Tirta Sulasih. Tirta Sulasih adalah tempat pemandian suci dengan nuansa kebudayaan Bali. Kamu dapat menyaksikan kegiatan sehari-hari masyarakat Bali dengan budayanya. Selain itu kamu juga dapat membeli berbagai Kerajinan seni maupun souvenir.
- Balinese Bamboo Music di Terminal Bali.
- Balinese Dancing Class di Bale Banjar.
- Tigers of Ranthambore merupakan tiruan dari benteng kuno yang berada di India. Benteng ini menjadi tempat berdiamnya harimau putih yang sangat langka.
Taman Safari Bali dilengkapi dengan beberapa fasilitas antara lain, Kawasan Fun Zone yang disediakan khusus untuk anak-anak berusia maksimal 10 tahun. Terdapat berbagai permainan dengan tarif Rp. 10.000 untuk setiap permainannya seperti, Mery Go Round, Clumbing Car dan Go Go Bouncer. Di sini juga terdapat kuda poni maupun onta tunggangan dengan tarif Rp. 20.000 per orang sedangkan untuk berkeliling dengan menunggang gajah selama 30 menit dikenai tarif Rp100 ribu. Seperti di taman safari lainnya juga, kamu bisa berfoto dengan beberapa binatang dengan tarif Rp20.000.
Harga tiket
Harga tiket masuk Taman Safari Bali Rp. 135.000 untuk orang Indonesia dan Rp. 350.000 untuk orang asing.
Akses ke Taman Safari Bali 
Menuju Taman Safari, Dari Denpasar sekitar 17 km sedangkan jarak dari Kuta sekitar 30 km, bisa ditempuh dalam waktu 40 menit dari pusat kota Denpasar.
Shares News
-
22.00
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Jawa Timur : Ubalan, Wisata Alam Luar Biasa Beraroma Mistis
Sangkar burung merak di pusaran jalan itu terlihat megah. Dikelilingi kolam ikan hias berbagai jenis, sangkar yang dihuni satu burung merak ukuran besar itu menjadi icon tempat wisata alam Ubalan di Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Tak hanya menyajikan aneka satwa ramah seperti burung, ikan, dan monyet, tempat wisata yang berjarak 15 kilometer dari pusat Kota Kediri ini juga menjanjikan panorama alam yang asri. Hal ini setidaknya tampak dari banyaknya pohon besar yang tumbuh menyerupai hutan serta sebuah mata air yang menggenangi pemandian.
Melengkapi hutan mini yang dikelola di atas lahan seluas 12 hektar di Desa Jarak, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, pengelola tempat menyediakan sarana permainan anak-anak tradisional. Diantaranya adalah ayunan, jungkat-jungkit, hingga kursi putar yang didorong dengan tangan.
Beberapa ekor monyet yang sengaja dilepas semakin meramaikan kawasan ini. Mereka berbaur bebas dengan pengunjung tanpa khawatir menggigit atau mencakar. Perilaku lucu primata ini bahkan menjadi perhatian tersendiri karena sikapnya yang sangat cair. Mereka tak segan mengkorek tempat sampah atau memungut sisa minuman dan makanan wisatawan untuk disantap. Tingkah ini tak pelak memicu beberapa pengunjung untuk berbagi bekal makanan kepada monyet.
Puas bermain-main dan menyusuri kawasan pohon besar, etape berikutnya menyerupai jalur setapak. Rute yang berada di belakang taman wisata ini menjulur mengikuti aliran sungai kecil menuju pemandian mata air Ubalan.
Sejak turun temurun masyarakat sekitar mempercayai kolam ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit kronis. Bahkan mereka mengaku tak berani memancing ikan yang berkeliaran di dalamnya dengan alasan magis. "Bisa sakit dan meninggal kalau mengambil ikannya," kata Trimo, warga sekitar.
Terlepas kisah misteri yang menyelimutinya, lokasi pemandian ini tak pernah sepi dari pengunjung. Rata-rata mereka ingin menjajal dinginnya air pegunungan yang asri dan segar. Sejumlah pengunjung juga tak segan mengambil air ke dalam botol untuk dibawa pulang.
Untuk mengurangi nuansa mistis tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri mulai mempercantik tampilan lokasi dengan sarana modern. Diantaranya adalah kolam renang dan prasarana outbond. Penambahan arena bermain anak yang menggandeng pihak ketiga dengan menyediakan mobil batrei turut menggeser kawasan mistis ini menjadi hiburan.
Dengan harga tanda masuk sebesar Rp 5.000 per kepala, taman wisata Ubalan layak menjadi tempat rekreasi alam yang murah dan meriah.
Taman Wisata Ubalan terletak + 15 km, + 20 menit dari Kota Kediri. Taman wisata ini memiliki hutan lindung dan mata air yang jernih disamping juga:
- Wana wisata
- Kolam renang
- Kolam perahu dan sepeda air
- Taman bermain anak-anak
- Kolam pancing
- Taman asri yang indah
- Panggung hiburan
- Bumi perkemahan
blog.disbudparkediri
Shares News
-
17.53
Read More
Add your Comment
0
komentar
Backpaker ke Lombok, Low Budget
Liburan menyeberang pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, identik dengan biaya mahal. Pendapat itu tidak sepenuhnya betul jika Anda melakukan perjalanan murah meriah ala backpaker. Kuncinya, rencanakan perjalanan berbekal peta dan informasi yang cukup.
Alternatif lainnya adalah dengan menumpang KA Ekonomi Sri Tanjung yang berangkat dari Jogjakarta pukul 07.30 Wib menuju Banyuwangi. Sesampainya di Stasiun Banyuwangi Baru kira-kira pukul 23.30 Wib, Anda bisa berjalan kaki ke Pelabuhan Ketapang dan berangkat dengan kapal Feri dengan biaya Rp. 6 ribu per orang. Penyebarangan Ketapang – Gilimanuk tetap buka hingga malam, jadi Anda tidak perlu khawatir harus menunggu lama. Sesampainya di Pelabuhan Gilimanuk Anda harus meneruskan perjalanan menuju Terminal Ubung Denpasar dengan bus bertarif mulai Rp. 15 ribu hingga 25 ribu tergantung jenis bus, berAC atau tidak.
Akhirnya kita sampai di Mataram. Supaya menghemat, Anda bisa menyewa motor di Mataram untuk melakukan perjalanan selanjutnya menjelajahi objek wisata di Lombok. Jangan lupa melihat peta agar perjalanan Anda lebih sistematis alias tidak bolak balik. Lebih baik carilah rute yang searah untuk mencapai satu destinasi lain ke destinasi berikutnya. Misalnya dari Mataram menuju Gili Trawangan, Anda bisa mencari beberapa objek wisata yang bisa kita jumpai sepanjang jalan antara Mataram hingga Gili Trawangan. Dengan begitu energi tidak terbuang percuma dengan biaya perjalanan lebih hemat. Tempat penyewaan motor di Mataram cukup banyak. Misalnya di belakang Hotel Lombok Plaza tepatnya di jalan Gelatik Cakranegara yang mematok tarif Rp. 50 ribu per hari untuk motor manual dan Rp. 60 ribu per hari untuk motor matik. Selain itu ada di Oka Home Stay yang berada di Jalan Repatmaja Cakranegara dengan biaya sewa yang relatif sama. Jika kita meminjam lebih dari sehari, biasanya mereka akan memberikan potongan harga, sehingga biaya totalnya lebih murah. Setelah urusan motor beres, kita bisa mencari penginapan murah yang ada di seputaran kota ini. Misalnya di Wisma Nusantara II yang ada di pusat kota, tepatnya Jalan Beo, Cakranegara. Tarif penginapan ini Rp. 60 ribu untuk kamar Non-AC dan yang paling mahal Rp. 190 ribu untuk kamar VIP. Selain Wisma Nusantara II, Anda bisa menginap di Hotel Ayu Jaya dengan tarif mulai Rp. 70 ribu per malam. Atau jika Anda ingin beristirahat lebih nyaman, bisa memilih Graha Ayu Hotel, Giri Hotel Lombok atau Bidari Hotel. Baiklah, akomodasi dan penginapan beres, istirahat sejenak, esok hari perjalanan selanjutnya akan Anda jalani. Persiapkan perlengkapan seperti kamera dan lainnya untuk menyambut keindahan Lombok yang memesona.
Nah, menjadi backpaker memang melelahkan, tetapi ada banyak pengalaman yang akan kita peroleh, plus stok foto yang unik. Dengan berbekal peta serta informasi yang cukup di setiap destinasi yang akan kita tuju, Anda bisa menikmati Lombok dengan low budget but a lot of fun.
Selamat berpetualang. panduanwisata
Shares News
-
17.51
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Unik dan Aneh : Danau Biru Waimangu di Rotorua, Selandia Baru
Boiling Lake Dominika terletak di Taman Nasional Morne Trois Pitons - situs Warisan Dunia Dominika. Danau ini dibanjiri fumarol 6,5 mil (10,5 km) timur Roseau, Dominika. Danau itu diisi dengan gelembung air biru keabu-abuan yang biasanya diselimuti awan uap. Danau ini berjarak sekitar 200 kaki (60 m).Penampakan pertama yang tercatat dari danau itu pada tahun 1870 oleh Mr. Watt dan Dr. Nicholls, dua orang Inggris ysng bekerja di Dominika pada waktu itu. Pada tahun 1875, Bapak H. Prestoe, seorang ahli botani pemerintah, dan Dr. Nicholls ditugaskan untuk menyelidiki fenomena alam. Mereka mengukur suhu air dan menemukan berkisar 180-197 derajat Fahrenheit (82-91,5 derajat Celcius) di sepanjang tepi, tapi tidak bisa mengukur suhu di pusat di mana danau secara aktif mendidih. Mereka merekam kedalaman lebih besar dari 195 kaki (59 m).
Secara berkala, ada fluktuasi dalam tingkat dan aktivitas danau. Itu semua tapi kosong pada Juni 2006, namun pada Januari 2009 danau mendidih penuh semangat.
Tidak ada jalan langsung menuju ke danau. Danau ini berjarak sekitar 13 kilometer kenaikan ke danau dari jalan terdekat, melewati mata air belerang, di atas gunung dan melalui ngarai sepanjang jalan. Pada tanggal 6 Juli 2007,pembuat film petualangan George Kourounis menjadi orang pertama yang pernah menyeberangi danau mendidih dari atas, ditangguhkan oleh tali di bagian mendidih paling hebat. Acara ini difilmkan untuk serial TV Angry Planet.
Danau didih Dominika adalah mata air panas terbesar kedua di dunia. Yang terbesar adalah Danau Wajan, terletak di Lembah Waimangu dekat Rotorua, Selandia Baru.
Shares News
-
11.31
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Unik dan Aneh : Kakadu, Sensasi Galeri Alam Terbesar Australia
Bagi peyuka wisata petualangan, Anda harus memanjakan mata dan rasa dengan pemandangan yang menakjubkan ini. Terbang ke Australia bagian Utara. Salah satu situs warisan dunia UNESCO, yang paling banyak mencuri perhatian adalah 'Kakadu National Park', sekitar 170 kilometer dari Darwin.
Saat mendaratkan kaki di area seluas 19.804 kilometer persegi ini Anda pasti langsung terhipnotis. Peninggalan sejarah, termasuk galeri seni kuno, hutan lebat, serta tebing-tebing curam disetiap sudut hutan menjelma sebagai pemandangan fantastis.
Taman nasional ini dikelola langsung oleh masyarakat Aborigin, yakni suku Bininj atau Mungguy. Alamnya terlihat seperti galeri tebing basar. Sebagian tebing disana juga dipahat oleh leluhur masyarakat Aborogin menjadi ornamen ukiran. Ada pula jejak tangan hewan, pemburu, rumah, dan perkakas batu yang digunakan suku asli Australian ini. Anda dapat mempelajari setiap jengkal kehidupan sosial dan kebudayaan mereka secara langsung.
Untuk mengelilingi taman nasional ini Anda dapat menggunakan jeep atau jasa helikopter yang disediakan. Sensasi dari udara tentunya lebih dasyat. Udara segar diatas, dan pepohonan hijau yang dilalui sungai-sungan kecil di bawahnya.
Lebih dari 280 spesies burung yang hidup berdampingan di taman nasional ini, seperti burung magpie gesse, brola, jabiru, dan burung jacana, serta elang laut berperut putih. Anda juga dapat melihat dan menyusuri tebing-tebing tinggi dengan lubang besar di Taman Nasional Nitmuluk yang masih satu area dengan Kakadu.
Satu lagi aktivitas yang bisa menjadi pengalaman tak terlupakan. Menyusur sungai Katherine dengan kano. Atau berendam di kolam renang alami yang menjadi tujuan akhir para petualang. life.viva.co.id
Shares News
-
05.40
Read More
Add your Comment
0
komentar
Wisata Kalimantan : Taman Nasional Gunung Palung
Taman Nasional Gunung Palung merupakan salah satu kawasan pelestarian alam yang memiliki keaneka-ragaman hayati bernilai tinggi, dan berbagai tipe ekosistem antara lain hutan mangrove, hutan rawa, rawa gambut, hutan rawa air tawar, hutan pamah tropika, dan hutan pegunungan yang selalu ditutupi kabut.Taman nasional ini merupakan satu-satunya kawasan hutan tropika Dipterocarpus yang terbaik dan terluas di Kalimantan. Sekitar 65 persen kawasan, masih berupa hutan primer yang tidak terganggu aktivitas manusia dan memiliki banyak komunitas tumbuhan dan satwa liar.
Seperti daerah Kalimantan Barat lain, umumnya kawasan ini ditumbuhi oleh jelutung (Dyera costulata), ramin (Gonystylus bancanus), damar (Agathis borneensis), pulai (Alstonia scholaris), rengas (Gluta renghas), kayu ulin (Eusideroxylon zwageri), Bruguiera sp., Lumnitzera sp., Rhizophora sp., Sonneratia sp., ara si pencekik, dan tumbuhan obat.
Tumbuhan yang tergolong unik di taman nasional ini adalah anggrek hitam (Coelogyne pandurata), yang mudah dilihat di Sungai Matan terutama pada bulan Februari-April. Daya tarik anggrek hitam terlihat pada bentuk bunga yang bertanda dengan warna hijau dengan kombinasi bercak hitam pada bagian tengah bunga, dan lama mekar antara 5-6 hari.
Tercatat ada 190 jenis burung dan 35 jenis mamalia yang berperan sebagai pemencar biji tumbuhan di hutan. Semua keluarga burung dan kemungkinan besar dari seluruh jenis burung yang ada di Kalimantan, terdapat di dalam hutan taman nasional ini.
Satwa yang sering terlihat di Taman Nasional Gunung Palung yaitu bekantan (Nasalis larvatus), orangutan (Pongo satyrus), bajing tanah bergaris empat (Lariscus hosei), kijang (Muntiacus muntjak pleiharicus), beruang madu (Helarctos malayanus euryspilus), beruk (Macaca nemestrina nemestrina), klampiau (Hylobates muelleri), kukang (Nyticebus coucang borneanus), rangkong badak (Buceros rhinoceros borneoensis), kancil (Tragulus napu borneanus), ayam hutan (Gallus gallus), enggang gading (Rhinoplax vigil), buaya siam (Crocodylus siamensis), kura-kura gading (Orlitia borneensis), dan penyu tempayan (Caretta caretta). Tidak kalah menariknya keberadaan tupai kenari (Rheithrosciurus macrotis) yang sangat langka, dan sulit untuk dilihat. dephut.go.id
Shares News
-
21.06
Read More
Add your Comment
0
komentar


